IDI — Sebuah rumah semi permanen milik seorang nelayan bernama M. Dahlan (42) di Gampong Matang Neuheun, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, ludes terbakar pada Selasa (29/9/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Kasi Ops Pemadam Kebakaran Kabupaten Aceh Timur, Faisal, menyampaikan bahwa informasi mengenai musibah ini pertama kali diterima pihak damkar sekitar pukul 09.50 WIB.
“Setelah kita menerima informasi dari Kepala Pos, personel Pemadam Kebakaran Kota Idi Rayeuk yang dipimpin Komandan Regu 2, Ferdian, langsung mengerahkan tiga unit armada ke lokasi,” ujar Faisal.
Petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.00 WIB setelah menempuh jarak sekitar 12 kilometer dari Pos 1 Idi Rayeuk. Sebanyak 18 personel dikerahkan dalam penanganan ini, terdiri dari Kepala Pos Edi Supriadi, Kepala Regu Ferdian, tiga sopir, serta personel Regu Piket 2 lainnya.
Proses pemadaman dan pendinginan dilakukan oleh petugas bersama warga serta relawan guna mencegah kobaran api merembet ke pemukiman sekitar yang berdekatan. Api berhasil dipadamkan secara total setelah penanganan selama kurang lebih 2,5 jam.
Kondisi Rumah Kosong
Faisal menjelaskan bahwa saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena seluruh penghuninya sedang beraktivitas di luar.
“Dari keterangan di sana memang rumah dalam keadaan kosong, dan saat terbakar penghuni di luar semua sedang beraktivitas. Tetangga yang melihat hal itu kemudian menelpon pemilik dan damkar untuk pemadaman,” terangnya.
Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Hingga saat ini, total kerugian material akibat musibah tersebut belum dilaporkan.
Imbauan Waspada Kebakaran
Menanggapi insiden tersebut, Faisal mengimbau masyarakat untuk senantiasa memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.
“Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun demikian kita mengimbau masyarakat yang hendak meninggalkan rumah agar memperhatikan semuanya mulai dari kompor hingga listrik, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, serta jika ada kebakaran langsung telfon ke pos Damkar terdekat,” pungkasnya.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









