Home / Aceh / Peristiwa

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:52 WIB

Polresta Banda Aceh Olah TKP Dugaan Ledakan di KMP Aceh Hebat 2, 15 Korban Mengalami Luka Bakar

REDAKSI

Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di area kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 yang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di area kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 yang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

Banda Aceh — Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Peristiwa tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Zainal Abidin.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasatreskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan bahwa pihak kepolisian bersama tim terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan, sementara petugas melakukan pemeriksaan pada area yang diduga menjadi sumber ledakan.

“Dugaan ledakan berasal dari ruangan Auxiliary Engine yang menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar, namun untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut oleh tim yang bertugas,” ujar Kasat Reskrim, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga :  10 Ton Ikan Asin Bantuan Kapolda Sulsel Disalurkan kepada Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Dalam proses olah TKP, petugas melakukan dokumentasi, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap sistem dan komponen yang berada di sekitar lokasi dugaan ledakan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi kejadian, sebut Kompol Dizha.

Sementara itu, para korban yang mengalami luka bakar telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Kondisi para korban terus dipantau oleh tim kesehatan guna memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab insiden sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. Kepolisian memastikan proses investigasi akan dilakukan secara profesional dan transparan dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten di bidang keselamatan pelayaran.

Baca Juga :  "Pertumbuhan Ekonomi Aceh Membaik, Tapi Tantangan Kemiskinan Masih Tinggi"

Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan analisis terhadap temuan di lapangan. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab pasti dugaan ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 tersebut, ujarnya.

Diketahui, KMP Aceh Hebat 2 tiba di Pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue dari Balohan Sabang sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak lama setelah kapal bersandar, terjadi dugaan ledakan di kamar mesin kapal yang memicu kepanikan di area pelabuhan.
Saat itu, para taruna praktik dari Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Besar melaksanakan kegiatan praktik lapangan di atas Kapal Aceh Hebat 2. Setelah memasuki kapal, para taruna diarahkan menuju kamar mesin untuk mengikuti kegiatan pengenalan peralatan yang dipandu oleh Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo. Pada saat pengenalan alat berupa Electro Motor Hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin, terjadi yang diduga ledakan itu disaat alat tersebut dioperasikan oleh KKM.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Tinjau Pembersihan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang, Siswa SLB Pembina Ditargetkan Masuk Sekolah 19 Januari

Selanjutnya seluruh korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.

Adapun identitas korban diantaranya, Agus Widodo (47) selaku KKM KMP Aceh Hebat 2, Adit Mursandi, (21), Billy Subana Sitepu, (20), Muhammad Aydil Farizshi, (21) Muhammad Dio Febrianto, (18) Muhammad Zulfikar, (20), Mujibur Rahman, (23) Ridho Ramadhani Saputra, (21), Samuel Alvaro Aruan, (20), Soufi Ramadhan, (20) Fakhri Herdieco, (19), Faris Aflandi Pratama, (19), Iqbal Diansyah, (21) Muhammad Bilal Ramzi, (20) dan Reyhan Gunawan, (19).

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Kapolda Aceh Patroli Udara untuk Lihat Langsung Situasi Pascabanjir

Aceh

Warga Aceh–Melayu Selangor Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Langkahan

Aceh

Anggota DPRA Sofyan Puteh Meninggal Dunia di Lhokseumawe

Aceh Besar

BPBD Aceh Besar Sigap Tangani Laporan Masyarakat

Peristiwa

Kebakaran Hebat di Kluet Utara: 13 Ruko Hangus Dilahap Si Jago Merah

Aceh

Jembatan Bailey Kutablang Resmi Difungsikan,kendaraan yang dibatasi maksimal 30 ton

Bappeda Aceh

FISIP UIN Ar-Raniry Yudisium 61 Lulusan, Kepala BAPPEDA Aceh Ajak Alumni Rawat Perdamaian dan Kawal Otsus

Peristiwa

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Halte Trans Kutaraja