Home / Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:14 WIB

Kadisdik Aceh Instruksikan Sekolah Gelar Upacara Hardiknas 2026 dan Aksi “Indonesia ASRI”

REDAKSI

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, MSP. Ia menegaskan agar seluruh sekolah di Aceh mempedomani aturan peringatan Hardiknas 2026 dan aktif dalam kegiatan sosial pasca-upacara.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, MSP. Ia menegaskan agar seluruh sekolah di Aceh mempedomani aturan peringatan Hardiknas 2026 dan aktif dalam kegiatan sosial pasca-upacara.

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, MSP, menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Provinsi Aceh untuk menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Perayaan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 2 Mei 2026, pukul 07.30 WIB.

​Instruksi resmi tersebut tertuang dalam surat Nomor 400.3.8/5865 tertanggal 30 April 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekjen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9098/B/A.A5/HM.02.02/2026 mengenai penyelenggaraan Hardiknas di tingkat satuan pendidikan.

​Pelaksanaan Upacara dan Fleksibilitas Waktu

Baca Juga :  Tinjau Sekolah Terdampak Banjir, Komisi X DPR RI Tegaskan Pendidikan Aceh Harus Tetap Berjalan

​Kadisdik meminta para kepala sekolah untuk melibatkan seluruh murid, guru, serta tenaga kependidikan (tendik) dalam upacara yang dilaksanakan di sekolah masing-masing.

​”Bagi satuan pendidikan yang belum bisa melaksanakan pada 2 Mei, upacara dapat digelar pada hari Senin, 4 Mei 2026,” tulis Murthalamuddin dalam surat edaran tersebut.

​Pelaksanaan upacara wajib merujuk pada pedoman resmi yang dapat diakses melalui tautan https://s.id/PedomanPeringatanHardiknas2026. Selain itu, sekolah diimbau untuk memeriahkan suasana dengan memasang spanduk, baliho, dan umbul-umbul.

​Gerakan Indonesia ASRI

​Tidak hanya upacara seremonial, sekolah juga diinstruksikan untuk melaksanakan kegiatan produktif yang mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Adapun tiga poin utama kegiatan tersebut meliputi:

Baca Juga :  Siswi SMAN 1 Matangkuli Tembus Beasiswa Global, Bangkit dari Kegagalan Menuju Dunia Internasional

​Gotong Royong: Pembersihan fasilitas sekolah, sanitasi, saluran air, hingga rumah ibadah (meunasah/masjid) di sekitar sekolah.

​Penghijauan: Penanaman pohon produktif atau pohon berbuah di lingkungan sekolah.

​Aksi Sosial: Kegiatan donor darah dan kunjungan sosial kepada guru, pegawai, atau siswa yang sedang sakit.

​Koordinasi dan Dokumentasi

​Surat instruksi ini ditujukan kepada kepala cabang dinas pendidikan wilayah serta kepala satuan pendidikan se-Aceh, dengan tembusan kepada Gubernur Aceh, Ketua DPRA (Komisi VI), dan Kemendikdasmen RI.

Baca Juga :  Pelatihan Digital Talent Scholarship Resmi Dibuka di SMA Negeri 2 Pulo Aceh pada Momen HGN dan HUT PGRI ke-80

​Kepala cabang dinas juga diminta mendukung upacara Hardiknas yang digelar pemerintah kabupaten/kota dengan melibatkan kepala sekolah di wilayah kerja masing-masing.

​Sebagai bentuk transparansi dan publikasi, seluruh rangkaian kegiatan wajib didokumentasikan serta disebarluaskan melalui media sosial sekolah, media sosial Disdik Aceh, maupun media massa lainnya. Kadisdik Aceh menegaskan agar instruksi ini menjadi pedoman bersama demi kelancaran peringatan Hardiknas 2026.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Apresiasi MTsN 1 Model Masuk Top 10 Nasional

Pendidikan

P3K Paruh Waktu Aceh Salurkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Langkahan

Aceh

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Pendidikan

Plt Kadisdik Aceh Murthalamuddin Inisiasi Pertemuan Strategis Penguatan Bahasa Inggris Berdasarkan Hasil TKA 2025

Pendidikan

FDK UIN Ar-Raniry, UnIPSAS dan UNISSA Sukses Laksanakan PKM Kolaborasi Internasional

Pendidikan

Pemerintah Aceh Lantik 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Daerah

Daerah

Ajang FLS3N Disabilitas Wilayah III Dimulai, Disdik Aceh: Ini Panggung Bagi Talenta Istimewa

Pemerintah

Menteri Abdul Mu’ti: Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter dan Keadilan Akses