Home / Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:36 WIB

Didukung Jokowi, T. Rival Amiruddin Siap Bawa Energi Baru untuk PSI Aceh

REDAKSI

Tokoh muda Aceh, T. Rival Amiruddin, saat melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden ke-7 RI sekaligus Pembina PSI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah (1/05/2026).

Tokoh muda Aceh, T. Rival Amiruddin, saat melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden ke-7 RI sekaligus Pembina PSI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah (1/05/2026).

Solo – Nama T. Rival Amiruddin mulai mencuri perhatian dalam dinamika politik nasional. Dari Solo, Jawa Tengah, ia mengirimkan sinyal kuat, Aceh bukan sekadar daerah istimewa, tetapi bisa menjadi poros penting dalam arah baru politik Indonesia.

Kunjungan T. Rival ke Solo bukan sekadar agenda biasa. Pertemuan dengan Joko Widodo yang kini menjadi pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun positioning di level nasional.

Dalam pertemuan tersebut, mantan presiden ke 7 Indonesia Joko Widodo menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan bangsa.

Baca Juga :  OTT Kepala Daerah Beruntun, Dzoel SB Tantang KPK: Kapan Giliran Sulsel?

“Ke depan, kita membutuhkan kader-kader muda yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga integritas dan kapasitas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Partai seperti PSI harus mampu menjadi ruang bagi lahirnya pemimpin-pemimpin baru, termasuk di Aceh. Saya berharap calon ketua PSI Aceh dapat membawa energi perubahan, merangkul anak-anak muda, dan bekerja nyata untuk masyarakat,” ujar Jokowi.

Dalam pernyataannya, T. Rival menegaskan bahwa langkah yang ia ambil bukan hanya soal politik praktis.

“Kami meminta doa dan dukungan. Ini bukan sekadar langkah politik, tapi upaya menghadirkan kekuatan baru yang berpijak pada masyarakat,” ujarnya T Rival pada (1/05/2026).

Baca Juga :  Gempa M7,1 Sabah Jadi yang Terbesar di Kalimantan Sejak 1900

Berbeda dari kebanyakan politisi yang biasanya aktif mencari kendaraan politik, T. Rival justru disebut-sebut dilamar untuk bergabung dengan PSI. Bahkan, sejumlah posisi strategis di partai tersebut dikabarkan tengah dipersiapkan untuknya.

Langkah T. Rival membangun PSI di Aceh dipandang bukan sekadar ekspansi organisasi. Lebih dari itu, ini dianggap sebagai upaya membuka ruang konfigurasi politik baru, dengan basis kekuatan yang bertumpu pada masyarakat, bukan sekadar struktur elite.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Siaga Cuaca Ekstrem di Aceh 11–20 April 2026

Pengamat menilai, T. Rival memiliki sejumlah modal penting, legitimasi sosial lintas kelompok, minim beban konflik politik masa lalu, pendekatan pragmatis dari dunia usaha, serta kemampuan menjembatani nilai religius dan kebangsaan.

Dari Solo, arah gerakan itu semakin terbaca. T. Rival tidak sekadar ingin masuk dalam sistem politik yang ada, tetapi mulai membangun porosnya sendiri.

Jika konsolidasi ini terus berlanjut, langkah tersebut dinilai bisa menjadi awal dari peran yang lebih besar di panggung nasional.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Setoran Fantastis Rp16,9 Triliun Jadi Sorotan

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ menghadiri dan mengamankan Kirab Merah Putih di Puncak Jaya

Nasional

Mahasiswi Indonesia Yelly Putriyani Viral Jadi Wakil Wisudawan Asing di Universitas Al-Azhar Mesir

Nasional

Prabowo Kembali Meninjau Lokasi Bencana Aceh, Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat

Nasional

Prabowo Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Indonesia Tetap Bisa Terdampak

Nasional

Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Usai Gejolak Pasar Modal

Nasional

Lapas Perempuan Ternate Gelar Upacara 17 Bulan Berjalan untuk Tumbuhkan Bela Negara

Nasional

Bupati Aceh Besar Kunjungi Balai Embrio Ternak Cipelang