Home / Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:56 WIB

Kapolri Tegaskan Polri Kawal Penuh Program Pemerintah 2026

Redaksi

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka sekaligus memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan komitmen Korps Bhayangkara untuk mendukung dan mengawal secara penuh seluruh program Pemerintah Indonesia, khususnya yang tertuang dalam rencana kerja pemerintah tahun 2026.

Rapim Polri ini, kata Sigit, merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Rapim TNI-Polri yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Senin (9/2/2026).

Baca Juga :  Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Siswa SD di Ngada, Instruksikan Evaluasi Bantuan Sosial

“Kami menjabarkan direktif dari Bapak Presiden, khususnya terkait rencana kerja pemerintah tahun 2026. Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh seluruh program pemerintah,” ujar Kapolri.

Sigit menjelaskan, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya swasembada pangan, ketahanan energi, serta program hilirisasi yang termasuk dalam agenda prioritas nasional.

Menurutnya, dukungan Polri terhadap program pemerintah bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, pertumbuhan tersebut hanya dapat terwujud apabila situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga.

Baca Juga :  Pemerintah Didesak Tetapkan Narkotika sebagai Bahaya Laten Bangsa

“Pertumbuhan ekonomi bisa berjalan baik apabila stabilitas kamtibmas terjaga. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi sangat penting agar Indonesia menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolri memastikan Polri akan terus melanjutkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Selain itu, Polri juga berkomitmen menyelesaikan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung secara menyeluruh hingga akhir 2026.

“Bapak Presiden memiliki target khusus, dan mudah-mudahan seluruh target tersebut dapat kita selesaikan,” tutur Sigit.

Baca Juga :  Wagub Aceh Bahas Rencana Investasi dengan Dubes UEA

Rapim Polri juga membahas program hilirisasi, termasuk upaya mengubah sampah menjadi energi, serta peran Polri dalam mencegah kebocoran anggaran dan mengoptimalkan pemasukan negara.

Tak hanya itu, pembahasan turut mencakup strategi penciptaan lapangan kerja dan program-program yang memiliki dampak multiplier effect di tengah dinamika situasi global.

“Seluruh pembahasan ini akan dirumuskan menjadi kebijakan dan langkah konkret yang akan ditindaklanjuti oleh para kepala satuan kerja dan kepala wilayah di seluruh jajaran Polri,” pungkas Kapolri.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Hukum

Hati hati modus Baru Chat Asusila berujung Pemerasan, Sasar pengguna sosial media

Berita

Tinjau Bandara Soetta, Kapolri Instruksikan Jajaran Rutin Patroli Pastikan Pemudik Aman-Nyaman

Nasional

Kakorlantas Paparkan ke Kapolri Strategi Mengawal Arus Mudik Lebaran 2025

Berita

Kapolri Tinjau Bakti Kesehatan “Polri untuk Masyarakat” di PT Tah Sung Hung

Nasional

Kepala BPKA: Pemerintah Aceh Dukung Digitalisasi Keuangan Daerah

Nasional

Dr. Alpi: Kemandirian Polri Bukan Hanya Kamtibmas, Tapi Juga Kamdagri sebagai Pilar Konstitusi

Ekbis

Berlakunya Tarif 32% Pada 1 Agustus 2025 Mendatang di Indonesia,Industri Padat Karya Terpukul Paling Keras

Nasional

Muzakir Manaf Minta Dukungan Pembangunan Terowongan Geurutee Kepada Menteri PPN