Home / Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kehadiran Satgas PRR Sangat Membantu Pemko Lhokseumawe, Walikota Sayuti Beri Apresiasi

REDAKSI

Sayuti Abubakar apresiasi Posko Aceh Satgas PRR pimpinan Safrizal Senin 5/10/2026 karena mudahkan koordinasi, huntap komunal mulai dibangun, DIPA pasar Rp7,6M turun, evaluasi TKD/bankeu atasi sumbatan.

Sayuti Abubakar apresiasi Posko Aceh Satgas PRR pimpinan Safrizal Senin 5/10/2026 karena mudahkan koordinasi, huntap komunal mulai dibangun, DIPA pasar Rp7,6M turun, evaluasi TKD/bankeu atasi sumbatan.

LHOKSEUMAWE — Walikota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra. Kehadiran Posko Wilayah Aceh Satgas PRR yang dipimpin oleh Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Dr. Safrizal, dinilai sangat menguntungkan daerah terdampak bencana karena dipimpin oleh putra daerah yang menguasai medan dan memiliki komunikasi yang baik.

Dalam keterangannya pada Senin (5/10/2026), Sayuti Abubakar mengungkapkan rasa terbantunya sebagai kepala daerah dengan adanya Posko Wilayah Aceh Satgas PRR yang membuat ruang koordinasi dan komunikasi menjadi jauh lebih mudah.

Baca Juga :  VKN LAN 2025 Angkatan XXIV: Bangun Desa untuk Pemerataan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan

“Apalagi yang ditunjuk sebagai Kepala Posko adalah Pak Safrizal. Tentu ini sangat memudahkan kami sebagai pemerintah kota dalam melakukan koordinasi. Beliau merupakan sosok yang mudah dihubungi, komunikatif, dan selalu bersedia bekerja ekstra. Tentu kami sangat terbantu dalam proses pemulihan pascabencana ini,” ujar Sayuti.

Secara umum, kehadiran Satgas PRR di Aceh membuat proses koordinasi penanganan bencana berjalan sangat baik, sehingga Pemerintah Kota Lhokseumawe lebih mudah dalam membantu para penyintas.

Baca Juga :  Kembali dari Tanah Suci, Wagub Fadhlullah Disambut Hangat Warga Kampung Halaman

Saat ini, pembangunan hunian tetap (huntap) komunal sudah mulai berjalan di Lhokseumawe. Selain itu, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk revitalisasi pasar rakyat yang berstatus rusak ringan telah turun, dengan kucuran dana sebesar Rp 7,6 miliar dari Kementerian Perdagangan.

Terkait realisasi Transfer ke Daerah (TKD) serta bantuan keuangan (bankeu), peran Safrizal sebagai Kepala Posko sangat krusial dalam mengevaluasi progres serapan anggaran dan mencarikan solusi atas kendala di lapangan.

Baca Juga :  Mualem Tinjau Pelabuhan Krueng Geukueh

“Mengapa serapan TKD, bankeu, dan lain-lain perlu mendapat perhatian Satgas. Ya, karena itu memang bagian dari tugasnya. Justru bila tidak ada evaluasi, berbagai sumbatan tidak akan diketahui. Kami sama sekali tidak merasa ditekan atau digurui, melainkan merasa sangat terbantu. Kami memberikan apresiasi penuh untuk semua hal yang telah dilakukan oleh Satgas PRR,” pungkasnya.

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Iswanto Dampingi Pj Gubernur Aceh Antar Kepulangan Menbud RI Melalui Bandara SIM

Daerah

Dinas Pendidikan Aceh Mantapkan Persiapan Hadapi UTBK SNBT 2025

Daerah

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Daerah

Wagub Aceh Fadhlullah Takziah ke Kediaman Abon Arongan, Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ummi Hj. Ainal Mardhiah

Daerah

Kodam Iskandar Muda Perluas Jaringan Internet Gratis

Daerah

Babinsa Kodim 0108/Agara, Kodam IM Tembus Pegunungan Salurkan Bantuan ke Desa Terisolir di Aceh Tenggara 

Daerah

PDAM Tirta Meulaboh Kembali Beroperasi, Pemkab Aceh Barat Pastikan Distribusi Air Bersih Sebelum Ramadan

Berita

Perkuat Ekspor Ikan di Aceh, PEMA Trading Ikan dengan Perusahaan Jepang