BANDA ACEH — PSPS Pekanbaru yang kini ditukangi oleh mantan pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, sukses menguasai puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026–2027. Berbanding terbalik, tim berjuluk Laskar Rencong justru masih terpuruk di peringkat kesembilan setelah melakoni enam laga.
Domimasi PSPS dan Tren Positif ‘Askar Bertuah’
Hingga saat ini, PSPS Pekanbaru kokoh di posisi teratas dengan raihan 15 poin dari enam pertandingan (lima kali menang dan satu kali kalah). Tim berjuluk Askar Bertuah ini tengah berada dalam tren impresif lewat catatannya menyapu bersih lima kemenangan beruntun, serta membukukan 12 gol dan kebobolan enam kali.
Persiraja Tertahan di Papan Bawah
Di sisi lain, Persiraja baru mengoleksi tiga poin dari enam laga yang sudah dijalani. Laskar Rencong mencatatkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Selisih gol mereka berada di angka minus dua setelah mengemas enam gol dan kebobolan delapan kali, ditambah adanya sanksi pengurangan satu poin.
Kondisi ini menuntut Persiraja untuk bekerja ekstra keras demi memperbaiki posisi serta mengejar ketertinggalan dari tim-tim di atasnya.
Persaingan Papan Atas dan Tengah
Di antara kedua tim tersebut, PSMS Medan tampil cukup menjanjikan. Tim berjuluk Ayam Kinantan berada di peringkat ketiga dengan koleksi 11 poin hasil dari tiga kali menang, dua kali imbang, dan satu kali kalah. PSMS bahkan memegang selisih gol terbaik di antara tiga tim teratas, yakni plus 10 (mencetak 15 gol dan hanya kebobolan lima kali). Mereka membayangi PSPS di puncak dan Persikad yang menghuni posisi kedua dengan 12 poin.
Peta persaingan di papan tengah mencatatkan:
- Peringkat 4: PSIS Semarang (10 poin, terkena pengurangan 1 poin)
- Peringkat 5: Sumsel United (9 poin, terkena pengurangan 1 poin)
- Peringkat 6: Semen Padang FC (7 poin)
- Peringkat 7: PSGC Ciamis (7 poin)
- Peringkat 8: Adhyaksa FC Bekasi (5 poin)
Dasar Klasemen dan Tantangan Ke Depan
Adapun posisi juru kunci dihuni oleh Persiku di peringkat kesepuluh dengan minus satu poin. Tim ini baru mengantongi satu hasil imbang dan menelan lima kekalahan, dengan catatan hanya mencetak empat gol dan sudah kebobolan 21 kali.
Persaingan di Grup A dinilai masih cukup terbuka. Kendati demikian, peningkatan performa menjadi agenda yang sangat mendesak bagi Persiraja agar tak semakin tertinggal, sementara PSPS bersama Akhyar Ilyas bertekad terus menjaga konsistensi mereka di puncak klasemen.
Penulis: Tika Fitri Lestari
Editor: Dahlan









