Home / Pemerintah

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:17 WIB

Konsisten 18 Kali Beruntun, Pemko Banda Aceh Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh bersama para kepala daerah dan jajaran pejabat kabupaten/kota se-Aceh seusai acara Penyerahan LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Kamis (4/6/2026).

Wali Kota Banda Aceh bersama para kepala daerah dan jajaran pejabat kabupaten/kota se-Aceh seusai acara Penyerahan LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Kamis (4/6/2026).

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-18 kalinya secara berturut-turut, Pemko Banda Aceh berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Prestasi tersebut diumumkan dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Kamis, 4 Juni 2026.

Kegiatan itu dihadiri oleh para kepala daerah serta jajaran pemerintah kabupaten/kota se-Aceh.

Wali Kota Banda Aceh hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan mendapat kehormatan menyampaikan sambutan mewakili 12 kabupaten/kota di Aceh yang menerima LHP dari BPK. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa meskipun setiap daerah memiliki karakteristik, tantangan, dan prioritas pembangunan yang berbeda-beda, seluruh pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga stabilitas pemerintahan serta mewujudkan tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga :  Laskar Aswaja Apresiasi Penegakan Syariat Islam yang Dilakukan Walikota Banda Aceh

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang sehat merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, hasil pemeriksaan yang diberikan oleh BPK tidak hanya menjadi instrumen evaluasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Capaian ini bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mengelola keuangan daerah secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Keberhasilan meraih opini WTP selama 18 tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Capaian tersebut juga mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur sipil negara, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus berupaya menjaga kualitas pengelolaan anggaran daerah.

Baca Juga :  Sekda Nasir Harap Lulusan Universitas Islam Aceh Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Opini WTP sendiri merupakan opini tertinggi yang diberikan BPK terhadap laporan keuangan pemerintah yang dinilai telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Raihan ini menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Wali Kota Banda Aceh menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan mempertahankan opini WTP selama hampir dua dekade menjadi amanah besar yang harus dijaga bersama. Menurutnya, penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Pemko Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, opini WTP ke-18 ini menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus membangun kepercayaan masyarakat. Kami akan terus berupaya menjaga integritas, meningkatkan akuntabilitas, dan memastikan setiap anggaran yang dikelola memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Staf Ahli Bupati Hadiri Integral Ceremony Lion Air ldan Pelepasan Perdana Jamaah Umrah Rute Banda Aceh-Jeddah

Dengan raihan tersebut, Banda Aceh kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Aceh. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, sehingga pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara merata di seluruh Aceh.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Anggota DPRA Minta Pemkab dan Penegak Hukum Tertibkan Biliar di Aceh Tenggara yang Dijadikan Judi

Banda Aceh

Buka RAKERDA I DPD IWAPI, Plt Sekda: Perempuan Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Aceh

Parlementarial

DPRA Gelar RDPU, Bahas Rancangan Qanun Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat

Pemerintah

Bantuan Pascabencana untuk Aceh Tamiang Capai Rp 21,1 Miliar

Parlementarial

Anggota DPRA Bunda Salma Apresiasi Gubernur Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Aceh Besar

Ketua DPRK Pimpin Paripurna Pelantikan Bupati dan Wabup Aceh Besar Periode 2025-2030

Parlementarial

Aceh Kehilangan Triliun Rupiah, DPRA Desak Bangun Pelabuhan Ekspor CPO Sendiri

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal Buka Festival Kopi Koetaradja