Home / Berita

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:38 WIB

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

REDAKSI

Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026). Bantuan tersebut akan dikelola Human Initiative melalui berbagai program penanganan korban banjir di Aceh. Selain dana tunai, TMT juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi warga terdampak.

Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026). Bantuan tersebut akan dikelola Human Initiative melalui berbagai program penanganan korban banjir di Aceh. Selain dana tunai, TMT juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi warga terdampak.

Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026).

Bantuan yang disalurkan melalui organisasi kemanusiaan Human Initiative ini akan digunakan untuk membentuk berbagai program penanganan korban banjir di sejumlah wilayah Aceh. Selain dana tunai, TMT juga memberikan bantuan sandang dan pangan bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Tren Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan BSI Tumbuh 476%

Bantuan diserahkan oleh Perwakilan Manajemen TMT Group, Iwan Hermawan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Perwakilan TMT Group Anggun Fariza, Branch Head Trakindo Aceh Fikri Mukhlis, Vice President Human Initiative Romi Ardiansyah, serta Vice President Human Initiative Andjar Radite.

Dalam arahannya, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi atas kepedulian dunia usaha dan lembaga kemanusiaan dalam membantu masyarakat Aceh yang terdampak banjir. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus mengajak organisasi masyarakat sipil (CSO) dan dunia usaha untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan dampak bencana.

Baca Juga :  RSUD Aceh Besar Raih Penghargaan Kinerja Memuaskan BUMD & BLUD- Top 100 Choice Award 2024

“Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk merevisi program CSR-nya, dari kegiatan rutin menjadi kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi korban banjir,” kata M. Nasir.

Sekda juga menjelaskan progres penanganan bencana yang tengah dilakukan Pemerintah Aceh. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah proses pembersihan pascabanjir karena keterbatasan lokasi pembuangan lumpur yang memadai. Ia menyebutkan jumlah rumah rusak akibat banjir di Aceh mencapai sekitar 145 ribu unit, dengan data yang masih terus bergerak naik turun.

Baca Juga :  Marlina Muzakir Kunjungi Rumah Kemasan Aceh, Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk

Mengingat bulan Ramadan yang semakin dekat, M. Nasir berharap TMT dan Human Initiative dapat berpartisipasi dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Selain itu, ia juga mendorong adanya program cash for work bagi korban banjir yang belum memperoleh bantuan uang harian dari pemerintah.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga kemanusiaan sangat dibutuhkan agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Momen Hangat Kapolri Kunjungi Keluarga AKP Anumerta Lusiyanto, Ungkap Dukacita Mendalam

Berita

Mualem Terima Silahturrahmi Gubernur Sumut dan Bupati Tapanuli Tengah 

Berita

DPRA Gelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun 2026

Berita

Gubernur Aceh Silaturahmi ke Abu Paya Pasi dan Waled Lapang di Momen Idul Fitri

Berita

Inspektorat Aceh Besar Bantah Tuduhan Pemerasan Terhadap Keuchik 

Berita

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakar di Gampong Limpok

Aceh Besar

Satpol PP dan WH Aceh Besar Tertibkan Pedagang Takjil Selama Ramadhan 1446 H

Berita

Panitia Masater 10 USK Audiensi dengan Sekda, Harap Dukungan Pemerintah Aceh