Home / Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Korban Banjir Pidie Dapat 151 Rumah, Tahap Tender

REDAKSI

Plt Kalak BPBD Apriadi 6/10/2026: KPKP 91 unit di Blang Pandak Tangse proses tender dan pasang patok, BNPB 54 unit di Jojo dan Kembang Tanjong Rp70 juta/unit tunggu admin lengkap, Pemkab 6 unit sharing Rp97 juta/unit di Keumala-Mutiara Timur belum mulai fisik.

Plt Kalak BPBD Apriadi 6/10/2026: KPKP 91 unit di Blang Pandak Tangse proses tender dan pasang patok, BNPB 54 unit di Jojo dan Kembang Tanjong Rp70 juta/unit tunggu admin lengkap, Pemkab 6 unit sharing Rp97 juta/unit di Keumala-Mutiara Timur belum mulai fisik.

SIGLI — Korban banjir di Kabupaten Pidie segera mendapatkan hunian tetap dan bantuan pembangunan rumah yang ditangani secara kolaboratif oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (KPKP), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie. Saat ini, seluruh rangkaian kegiatan masih berada pada tahap proses tender dan kelengkapan administrasi.

Plt Kalak BPBD Pidie, Apriadi S.Sos., pada Selasa (6/10/2026), menjelaskan rincian pembagian penanganan dan lokasi pembangunan rumah bantuan tersebut sebagai berikut:

Bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (KPKP)

Pembangunan rumah oleh KPKP dipusatkan di kawasan dataran tinggi Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse. Semula direncanakan sebanyak 89 unit, jumlah tersebut kini bertambah menjadi 91 unit. Apriadi menyebutkan bahwa pembangunan di lokasi ini sedang dalam proses tender oleh KPKP, dan informasi terbaru, pemasangan patok di lokasi pembangunan telah dilakukan.

Baca Juga :  Mualem Usulkan Pembangunan Pabrik Penggilingan Gabah kepada Hashim

Bantuan Stimulan dari BNPB

BNPB akan membangun sekitar 54 unit rumah bantuan stimulan yang tersebar di Gampong Jojo (Kecamatan Mutiara Timur) dan wilayah Kembang Tanjong. Besaran alokasi dana bantuan yang semula Rp60 juta per unit telah ditambah oleh pemerintah menjadi Rp70 juta per rumah. “Proses tahapan pembangunan rumah bantuan stimulan BNPB masih [dalam tahap] perlengkapan administrasi dari pemilik rumah. Jika administrasi dinyatakan lengkap, maka BNPB akan mentransfer uang ke penerima rumah bantuan,” jelas Apriadi.

Baca Juga :  Pelatihan Jurnalistik Kwartir Cabang Pramuka Aceh Barat: Bekali Adik-Adik Pramuka Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Digital

Bantuan Sharing dari Pemkab Pidie

Pemkab Pidie mengalokasikan pembangunan sebanyak enam unit rumah melalui sistem sharing, dengan rincian:

  • Gampong Cot Nuran, Kecamatan Keumala: 2 unit
  • Gampong Simbe, Kecamatan Mutiara Timur: 3 unit
  • Gampong Rambot Adan, Kecamatan Mutiara Timur: 3 unit (Catatan redaksi dalam teks asli: total alokasi disebutkan enam unit dengan rincian di atas)
Baca Juga :  DPRA Desak PLN Aceh Perbaiki Sistem Komunikasi Pemadaman Listrik

Setiap unit rumah dialokasikan anggaran sebesar Rp97 juta. Namun, pihak BPBD menyatakan belum mengetahui secara pasti sistem pengerjaan untuk keenam rumah bantuan Pemkab Pidie tersebut, dan pekerjaan fisik di lapangan belum dimulai.

Sementara itu, Keuchik Blang Pandak, Muhammad Yanis, saat dihubungi pada Senin (5/10/2026) untuk dimintai keterangan terkait proses pembangunan rumah bantuan tersebut, belum dapat dikonfirmasi lantaran nomor ponsel yang bersangkutan tidak aktif.

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Putra Simeulue Lulus Terbaik Dikmata TNI AD di Rindam Iskandar Muda

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi AIMI Aceh, di ruang kerjanya

Daerah

Pemkab Aceh Besar Dukung Penguatan Peran MPU dalam Rakor se-Aceh 2026

Daerah

Satgas Gulbencal Kodam IM bangun MCK bagi warga terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Daerah

Mahasiswa STIK WPS Gelar Psikososial untuk Siswa Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Prajurit Yonif 117/KY Bersihkan Lumpur Pasca Banjir di SD Swasta Dharma Patria Aceh Tamiang

Daerah

Warga Aceh Timur Geger, Temukan Rembesan Solar Muncul dari Perut Bumi Usai Banjir

Daerah

Pria di Aceh Timur Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit, Diduga Depresi Usai Perceraian