Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Rabu, 5 November 2025 - 22:36 WIB

Kunjungi RSBM, Kak Na Belajar Membaca dan Menulis Qur’an Braille

REDAKSI

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, yang juga menjabat sebagai Ibunda Guru Aceh, berkunjung ke UPTD Panti Tuna Sosial, di kawasan Ladong, dan UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang di Ule kareng, Rabu (5/11/2025). Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, yang juga menjabat sebagai Ibunda Guru Aceh, berkunjung ke UPTD Panti Tuna Sosial, di kawasan Ladong, dan UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang di Ule kareng, Rabu (5/11/2025). Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Besar – Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, yang juga menjabat sebagai Ibunda Guru Aceh, berkunjung ke UPTD Panti Sosial Disabilitas Rumoh Seujahtra Beujroh Meukarya, di kawasan Ladong, Rabu (5/11/2025).

Kedatangan Kak Na yang turut didampingi Istri Ketua DPR Aceh Rizawati Zulfadhli dan Sekretaris Dinas Sosial Aceh Chaidir disambut dengan lantunan Shalawat warga panti. Beberapa tembang lagu pun dipersembahkan warga panti sebagai ucapan terima kasih atas kunjungan first lady Aceh itu.

Namun, istri Gubernur Aceh itu terlihat sangat antusias saat Rifal (23 tahun) melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Momen ini menjadi spesial, bukan karena Rifal seorang warga binaan netra yang membacanya dengan merdu. Tapi Rifal membaca Al-Qur’an Braille.

Bagi masyarakat normal, Al-Qur’an Braille tentu unik, karena Al-Qur’an yang dicetak pertama kali di Yordania pada 1952 ini hanya berupa titik-titik timbul yang diaplikasikan di kertas berwarna putih. Al-Qur’an Braille yang dibaca oleh Rifal merupakan terbitan Kementerian Agama RI bertanda Tashih tahun 2017.

Baca Juga :  Mualem Ingatkan Pemilihan Ketua dalam Musda Pramuka Kwarda Aceh harus Sesuai Aturan 

“Kiban cara ta baca dan teumuleh huruf Nyan Rifal? (Bagaimana cara kita membaca dan menulis huruf Braille itu Rifal)” tanya Kak Na penasaran.

Rifal kemudian memberikan penjelasan serta memberi kursus singkat kepada Kak Na, tentang cara menulis dan membaca Al-Qur’an Braille.

Setelah belajar singkat bersama Rifal, Kak Na selanjutnya berdialog dengan teman-teman Rifal yang lain. Sambil membagikan donat, Kak Na mendengarkan keluh kesah dan cerita bahagia warga RSBM. Meski mengaku nyaman dan aman dengan pembinaan dan bimbingan para petugas UPTD, namun warga RSBM berharap bisa dipindahkan ke dekat kota, agar bisa berkarya dan mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat.

Baca Juga :  Peringati Nuzulul Qur'an, Polres Aceh Tamiang Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

“Di sini nyaman petugasnya baik-baik Bu, tapi kalau bisa, sudahlah kami netra, janganlah kami dijauhkan dari kota. Selain itu, kami juga minta ditambahkan guru Bu, karena sudah banyak guru yang pindah karena sudah lewat P3K,” ujar salah seorang anak netra kepada Kak Na.

Mendengarkan permintaan tersebut, Kak Na berjanji akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membahas terkait penambahan guru serta kemungkinan memindahkan ke lokasi yang dekat dengan kota.

“Alhamdulillah bisa berkumpul dengan anak-anak hebat di sini. Semangat mereka sangat luar biasa. Insya Allah, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya akan berusaha memberikan pendampingan, pendidikan dan pelatihan untuk mereka,” ucap Kak Na sebelum meninggalkan RSBM.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf: MTR Ajang Membentuk Karakter Islami Generasi Muda Aceh

Untuk diketahui bersama, RSBM saat ini dihuni oleh 39 tuna netra yang terdiri atas 11 perempuan dan 27 laki-laki. Panti ini sebelumnya berada di sekitar Kampus Jabal Ghafur Sigli. Pasca tsunami, Jepang membangun komplek baru di lokasi saat ini.

Dari Ladong, Kak Na dan rombongan bertolak ke UPTD Panti Tuna Sosial yang berada tidak jauh dari RSBM. Selanjutnya, rombongan bertolak ke UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang di kawasan Ulee Kareng.

Saat ini, UPTD RSGS menampung 55 orang lansia yang terdiri atas, 33 perempuan dan 23 laki-laki. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Aceh Resmikan Layanan Fetomaternal dan Rehabilitasi Anak Berkebutuhan Khusus di RSIA

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Buka Rapat Kerja Triwulan III Bank Aceh 

Parlementarial

Gubernur Sampaikan Nota Keuangan APBA 2024 dalam Paripurna DPR Aceh

Pemerintah Aceh

Mualem Temui Wamen Perkim Usulkan Inpres Rumah Mantan Kombatan GAM

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Lantik Tiga Kepala SKPA

Daerah

Pengabdian Kepada Masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Dampingi Puskesmas Layani Kesehatan

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Lantik Pengurus Baru Kota Langsa, Tekankan Sinergi dan Peran Strategis Perempuan

Daerah

Pangdam IM Apresiasi gerak cepat personel Kodim 0107/Asel bantu atasi Longsor