Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh menerima kunjungan Tim Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Indonesia Council on Islamic Affairs (ICA) dalam sebuah pertemuan silaturahmi dan diskusi ilmiah di Banda Aceh, Kamis (06/08/2026)
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota MPU Kota Banda Aceh serta para peneliti dari BRIN dan ICA. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas pentingnya sinergi antara pandangan keulamaan dan hasil penelitian ilmu pengetahuan dalam menjawab berbagai persoalan umat, khususnya isu-isu strategi yang berkaitan dengan kehidupan sosial, kesehatan, dan kemaslahatan masyarakat Aceh.
Ketua MPU Kota Banda Aceh Tgk H Syibral Malasyi menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim peneliti. “Ulama dan ilmuwan harus berjalan beriringan. Islam sangat menghargai ilmu pengetahuan. Hasil penelitian BRIN dan pandangan ICA ini penting untuk kita jadikan bahan pertimbangan dalam mengeluarkan fatwa dan rekomendasi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Tim Peneliti BRIN dan ICA menyampaikan bahwa Aceh memiliki peran strategis sebagai rujukan keislaman di Indonesia. Mereka berharap hasil penelitian yang dilakukan dapat disinergikan dengan kearifan lokal dan pandangan ulama, sehingga implementasinya di masyarakat lebih diterima.
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi serta kolaborasi penelitian ke depan demi kemaslahatan umat
Editor: Redaksi









