Banda Aceh – Sabtu, 28 Februari 2026 — Kabar gembira bagi masyarakat Aceh yang sedang merantau di ibu kota dan sekitarnya. Program mudik gratis Lebaran 2026 resmi dibuka untuk rute Jakarta–Banda Aceh dan sebaliknya. Program ini bertujuan membantu masyarakat agar dapat pulang kampung dengan biaya lebih ringan sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan selama musim arus mudik.
Informasi pembukaan program tersebut disampaikan melalui akun resmi Dinas Perhubungan Aceh, yang mengajak masyarakat Aceh di perantauan untuk memanfaatkan fasilitas transportasi gratis yang disediakan pemerintah.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari layanan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. Selain membantu masyarakat secara ekonomi, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya serta meningkatkan keselamatan perjalanan jarak jauh.
Dalam pengumumannya, Dishub Aceh menegaskan bahwa program ini terbuka bagi masyarakat Aceh yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang ingin pulang ke kampung halaman maupun kembali lagi ke ibu kota setelah perayaan Idul Fitri.
“Bagi masyarakat Aceh yang berada di perantauan, khususnya Jakarta dan sekitarnya, yuk manfaatkan mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan untuk pulang ke kampung halaman,” demikian imbauan yang disampaikan melalui media sosial resmi Dishub Aceh.
Pendaftaran program mudik gratis dibuka mulai 1 hingga 15 Maret 2026 melalui laman resmi https://nusantara.kemenhub.go.id�. Namun, masyarakat diingatkan agar segera melakukan pendaftaran karena kuota peserta terbatas dan dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kapasitas telah terpenuhi.
Program ini diperkirakan akan mendapat antusiasme tinggi dari warga Aceh di perantauan, mengingat biaya transportasi udara maupun darat biasanya mengalami kenaikan signifikan menjelang Lebaran. Dengan adanya fasilitas mudik gratis, masyarakat dapat menghemat pengeluaran sekaligus tetap dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Selain itu, pemerintah juga berharap program ini dapat mempererat hubungan emosional masyarakat perantauan dengan daerah asal serta mendorong tradisi mudik yang aman, tertib, dan nyaman.
Masyarakat yang berminat diminta untuk menyiapkan dokumen identitas yang diperlukan serta memastikan data yang diinput saat pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bagi warga Aceh di Jakarta, kesempatan ini menjadi momentum tepat untuk pulang kampung tanpa harus terbebani biaya tiket yang mahal. Karena itu, masyarakat diimbau segera mendaftar sebelum kuota penuh.(**)
Editor: Dahlan













