Home / Olahraga

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Nazir Adam Kembali Terpilih sebagai Ketua PSSI Aceh Periode 2026–2030

REDAKSI

Nazir Adam terpilih lagi Ketua PSSI Aceh 2026-2030 dengan 33 dari 40 suara di Kongres Sigli Pidie 3/10/2026, ajak bersatu dan minta PSSI Pusat hormati hasil sesuai statuta.

Nazir Adam terpilih lagi Ketua PSSI Aceh 2026-2030 dengan 33 dari 40 suara di Kongres Sigli Pidie 3/10/2026, ajak bersatu dan minta PSSI Pusat hormati hasil sesuai statuta.

PIDIE – Nazir Adam kembali terpilih sebagai Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh periode 2026–2030, setelah meraih 33 suara dalam Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh di Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Nazir memperoleh 33 suara dari total 40 voter yang memiliki hak pilih. Sementara itu, tujuh voter lainnya tidak hadir dalam kongres yang diikuti perwakilan Asosiasi Kabupaten (Askab), Asosiasi Kota (Askot), dan klub sepak bola di Aceh tersebut.

Harapan dan Ajakan Bersatu

Usai terpilih, Nazir menyebut amanah yang kembali dipercayakan kepadanya sebagai tanggung jawab besar. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan sepak bola Aceh untuk bersatu dan bekerja sama menghadapi berbagai tantangan dalam memajukan sepak bola daerah.

Baca Juga :  Tiga Nama Resmi Daftar Calon Ketua PSSI Aceh 2026-2030

“Amanah yang diberikan ini tentu sangat berat. Saya berharap mari kita berdayung bersama, jangan tinggalkan saya melangkah sendiri,” kata Nazir.

Ia menegaskan, perjuangan untuk membangun sepak bola Aceh baru dimulai setelah kongres. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen sepak bola untuk bergandengan tangan dan menjaga kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi selama empat tahun ke depan.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Plt Sekda Aceh Besar Lepas Tim PSAB Arungi Liga 4 di Sabang

Respons Terkait PSSI Pusat dan Statuta

Di sisi lain, Nazir meminta PSSI Pusat menghormati hasil kongres dan menindaklanjutinya sesuai statuta organisasi. Ia berharap perbedaan pendapat dalam proses pemilihan tidak berkembang menjadi konflik yang merusak persaudaraan di kalangan insan sepak bola Aceh.

Menjaga Persaudaraan: “Sepak bola ini persaudaraan, sepak bola ini keluarga. Kita berharap PSSI Pusat tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan kita bertengkar di sini hanya karena perbedaan pendapat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kadisparpora Abdullah Dorong Pembinaan Atlet Tinju di Aceh Besar

Kepatuhan Statuta: Nazir menegaskan seluruh proses organisasi harus berjalan berdasarkan statuta, bukan kepentingan tertentu maupun intervensi yang tidak memiliki dasar aturan demi menjaga persatuan dan keberlanjutan pembinaan.

Penyelesaian Mekanisme: Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan diselesaikan melalui jalur organisasi tanpa mengorbankan hubungan antarklub, serta berharap seluruh pihak menyikapi hasil kongres secara objektif.

Di akhir, Nazir berharap kepemimpinannya kembali mendapat dukungan seluruh elemen sepak bola Aceh sehingga berbagai tantangan ke depan dapat dihadapi bersama dan sepak bola Aceh terus berkembang.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Plt Sekda Aceh Buka Turnamen Pemerintah Aceh Tenis Club

Olahraga

Pangdam IM Buka Open Tournament Bola Voli dalam Rangka HUT Ke-81 TNI Tahun 2026.

Olahraga

Mutiara Raya FC Juarai Turnamen Wagub Aceh Cup, Fadhlullah Serahkan Piala Pemenang 

Olahraga

Timnas U22 Indonesia Gagal ke Semifinal SEA Games 2025, Harapan Medali Emas Indonesia Pupus

Olahraga

Pertama dalam Sejarah, Aceh Tuan Rumah Indonesia Fencing Championship

Olahraga

M Nasir: Sekda Aceh Taekwondo Championship, Ajang Asah Kemampuan dan Mencari Bibit Atlit

Olahraga

Persiraja Banda Aceh vs Sriwijaya FC: Perebutan Puncak

Dinsos Aceh

Peringati Hari Pahlawan, Dinsos Aceh Gelar Jalan Santai Semarak Meski Diguyur Hujan