Home / Berita

Senin, 28 September 2026 - 16:58 WIB

Pelanggan PDAM Tirta Pase Lhokseumawe Keluhkan Air Macet 4 Hari, Terpaksa Beli Air Isi Ulang

REDAKSI

Pasokan air bersih dari PDAM Tirta Pase di Lhokseumawe terhenti selama empat hari terhitung sejak Jumat 25 September 2026 hingga Senin 28 September 2026.

Pasokan air bersih dari PDAM Tirta Pase di Lhokseumawe terhenti selama empat hari terhitung sejak Jumat 25 September 2026 hingga Senin 28 September 2026.

LHOKSEUMAWE – Pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pase di Lhokseumawe terhenti selama empat hari, terhitung sejak Jumat (25/9/2026) hingga Senin (28/9/2026). Kondisi ini mengganggu aktivitas harian warga yang bergantung pada aliran air tersebut.

Salah seorang pelanggan PDAM Tirta Pase, Muhammad, mengungkapkan bahwa keluarganya kini kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Padahal, ia mengaku selalu taat membayar tagihan tepat waktu.

Baca Juga :  Akun Fb Palsu Atas Namakan Ketua PKK Aceh, Masyarakat Diminta Berhati-Hati 

“Padahal kami selalu membayar iuran bulanan sesuai waktunya, dan selama pasokan air PDAM terhenti, kami terpaksa membeli air isi ulang untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, minum hingga berwudu,” ujar Muhammad, Senin (28/9/2026).

Untuk memenuhi kebutuhan harian, keluarga Muhammad harus membeli sekitar lima galon air isi ulang setiap harinya. Dengan harga Rp5.000 per galon, ia harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp25.000 per hari.

Baca Juga :  Wakil Bupati Aceh Besar Ikuti Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-29 Secara Virtual

Pengeluaran ekstra ini dirasakan cukup membebani keuangan keluarga jika gangguan terus berlarut-larut, mengingat ia tetap rutin membayar kewajiban bulanan ke PDAM.

“Selama ini saya rutin membayar iuran bulanan. Besarnya sekitar Rp120 ribu sampai Rp150 ribu per bulan, dan biasanya kami bayar iuran bulanan air PDAM di tanggal 10 hingga 15, sedangkan catat meter pada tanggal 6,” jelasnya.

Baca Juga :  Plt Sekda Pimpin Rapat Persiapan MCSP KPK: Ini Kerja Kolektif, Bukan Sekadar Kepatuhan

Muhammad menambahkan, walau memiliki sumur di rumah, kualitas airnya kurang baik sehingga keluarganya lebih memilih mengandalkan layanan PDAM Tirta Pase.

Ia berharap pihak PDAM segera mengatasi masalah tersebut agar distribusi air kembali normal. “Kami tentunya berharap air segera mengalir kembali. Kalau terus seperti ini, kami juga tidak sanggup membeli air isi ulang setiap hari,” pungkasnya.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Plt Kajati Aceh Terima Audiensi FKUB, Perkuat Toleransi dan Harmoni Beragama di Aceh

Berita

Pangdam IM resmikan pembangunan dan renovasi Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar

Berita

Ketua Komisi IV DPRK Farid Nyak Umar: Pemenuhan Gizi Anak Prioritas, DPRK Kawal Anggaran PMT Cegah Stunting

Berita

Waspada Akun FB Palsu Atasnamakan Gubernur Aceh 

Berita

Medsos dan Judol Jadi Pemicu Baru, 199 Istri di Lhokseumawe Gugat Cerai

Berita

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Aceh Besar

Universitas Sains Malaysia Kunjungi Dekranasda Aceh Besar. 

Berita

Hasballah, S. Ag DPRA Komisi III Mendamping Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf Pada Panen Padi Serentak 14 Provinsi di Aceh Besar.