Home / Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Oleh Kodim 0108/Gagara di Ds. Kumbang Jaya–Gulo Aceh Tenggara Masuki Tahap Akhir

REDAKSI

Personel TNI bersama tim teknis menyelesaikan tahap akhir pengelasan lantai Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Kumbang Jaya dan Desa Gulo, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (27/8/2026).

Personel TNI bersama tim teknis menyelesaikan tahap akhir pengelasan lantai Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Kumbang Jaya dan Desa Gulo, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (27/8/2026).

Kutacane – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Kumbang Jaya dan Desa Gulo, Kabupaten Aceh Tenggara, kini memasuki tahap akhir pengerjaan. Tim teknis terus melakukan penyempurnaan konstruksi, termasuk pengelasan sejumlah bagian lantai jembatan serta pemasangan prasasti sebagai penanda pembangunan, Kamis (27/8/2026).

Tahap penyelesaian tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh konstruksi jembatan berada dalam kondisi kuat, kokoh, dan aman sebelum nantinya digunakan oleh masyarakat. Pengelasan dilakukan pada sejumlah titik yang membutuhkan penguatan, khususnya pada bagian sambungan dan konstruksi lantai jembatan.

Serma Karmadi mengatakan, pekerjaan pengelasan menjadi salah satu tahapan penting dalam penyelesaian pembangunan yang harus dilakukan secara cermat dan teliti. Setiap sambungan diperiksa untuk memastikan konstruksi terpasang dengan baik.

«“Pekerjaan hari ini difokuskan pada pengelasan beberapa bagian lantai jembatan sekaligus pemasangan prasasti. Semua sambungan diperiksa dan dikerjakan dengan teliti agar konstruksi jembatan lebih kuat dan aman saat nantinya digunakan oleh masyarakat,” ujar Serma Karmadi.»

Baca Juga :  Akses Bireuen-Bener Meriah Pulih: Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung dan Sudah Bisa Dilalui

Ia menambahkan, penyelesaian pembangunan tidak hanya berorientasi pada rampungnya pekerjaan fisik, tetapi juga memastikan setiap bagian konstruksi telah melalui proses pemeriksaan dan pengerjaan secara maksimal. Hal tersebut penting mengingat jembatan akan menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain penguatan konstruksi, pemasangan prasasti menjadi bagian dari tahapan penyelesaian pembangunan. Prasasti tersebut menjadi penanda sekaligus simbol dari proses pembangunan jembatan yang melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, tenaga teknis hingga masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Desa Kumbang Jaya, Desa Gulo dan wilayah sekitarnya, keberadaan Jembatan Gantung Perintis diharapkan mampu memberikan perubahan positif terhadap akses dan mobilitas warga. Selama ini, keterbatasan jalur penghubung menyebabkan sebagian masyarakat harus menempuh perjalanan yang lebih jauh, khususnya untuk menuju kawasan pertanian dan perkebunan.

Baca Juga :  Jual 112 Obat Keras Ilegal, Pemilik Toko Obat di Abdya Ditahan Kejaksaan

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menempuh perjalanan dengan lebih mudah dan efisien. Akses yang lebih baik juga akan mendukung aktivitas anak-anak sekolah serta mempermudah masyarakat dalam menjangkau berbagai fasilitas dan pusat kegiatan.

Dari sisi perekonomian, jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas sekaligus distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Kemudahan akses akan memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengangkut hasil produksi dengan lebih efektif, sehingga aktivitas ekonomi antardesa dapat berkembang secara lebih optimal.

Selama proses pembangunan berlangsung, semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat terus terjaga. Keterlibatan warga dalam mendukung berbagai tahapan pekerjaan menjadi salah satu bentuk kepedulian dan rasa memiliki terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.

Memasuki tahap akhir pengerjaan menjadi kabar baik bagi masyarakat yang telah menantikan hadirnya akses penghubung tersebut. Setelah seluruh pekerjaan penyelesaian dan pemeriksaan konstruksi dilakukan, jembatan diharapkan dapat segera dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kelayakan penggunaan.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Larang Lomba Panjat Pinang pada Peringatan HUT RI ke-81

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini tidak hanya menghadirkan sarana penghubung antardesa, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membuka akses dan mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas sosial, pendidikan, pertanian, perkebunan, serta perekonomian warga.

Dengan selesainya tahapan pengelasan dan pemasangan prasasti, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Kumbang Jaya–Gulo semakin mendekati penyelesaian. Seluruh pihak yang terlibat terus berupaya memastikan setiap tahapan akhir dikerjakan secara optimal agar jembatan dapat selesai dengan konstruksi yang kuat, aman, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kumbang Jaya, Desa Gulo, serta wilayah sekitarnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Sumur Bor TMMD Ke-129 Terus Diperdalam, Satgas Optimistis Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga dan Masjid

Daerah

Bupati Aceh Barat Luncurkan Kartu Aceh Barat Sehat untuk Bantu Pasien Rujukan

Aceh

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh

Daerah

Akses Terputus, Bantuan Melintas di Atas Tali Menuju Warga Terisolasi

Daerah

Abu Len Berpulang, IWATAN Berduka

Daerah

Bantu Penyintas Banjir di Sawang Lazismu Aceh Utara Bagikan Ratusan Paket Berbuka

Daerah

Harga Beras di Aceh Besar Turun

Daerah

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Hadiri Semarak Ramadhan 1446 H Kodam IM