Bireuen — Pembangunan jembatan rangka baja permanen Krueng Tingkeum yang berlokasi di Gampong Kutablang, Kabupaten Bireuen, resmi dimulai pada Rabu (21/01/2026). Dimulainya proyek infrastruktur strategis ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, mengingat jembatan tersebut memiliki peran vital dalam mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi warga.
Jembatan yang dibangun merupakan jembatan kembar permanen dengan panjang sekitar 150 meter. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang atas kebutuhan akses transportasi yang aman dan andal, terutama saat debit air sungai meningkat pada musim hujan.
Selama ini, masyarakat Kutablang dan sekitarnya sangat bergantung pada akses penyeberangan yang terbatas dan rawan terdampak kondisi cuaca. Dengan dibangunnya jembatan rangka baja permanen, mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses menuju pusat pelayanan publik seperti sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan diharapkan semakin lancar.
Pembangunan jembatan Krueng Tingkeum juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur daerah guna menunjang pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bireuen. Infrastruktur yang memadai diyakini akan mendorong aktivitas usaha masyarakat, mempercepat arus barang dan jasa, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Selain manfaat ekonomi, kehadiran jembatan permanen ini juga memiliki nilai penting dari sisi keselamatan. Jembatan rangka baja dirancang lebih kokoh dan tahan terhadap beban berat serta perubahan kondisi alam, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan gangguan akses akibat kerusakan jembatan di masa mendatang.
Masyarakat setempat berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan. Mereka juga berharap kualitas pekerjaan benar-benar diperhatikan agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberi manfaat maksimal.
Dengan dimulainya pembangunan ini, jembatan Krueng Tingkeum diharapkan menjadi ikon baru konektivitas di wilayah Kutablang dan sekitarnya, sekaligus bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(**)
Editor: Redaksi












