Home / Berita / Daerah / Pemerintah Aceh

Sabtu, 8 Februari 2025 - 12:14 WIB

Pj Gubernur Aceh,Pimpin Operasi Zero Case Penanganan dan Penanggulangan PMK di Bireun

REDAKSI

Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M Si,

Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M Si,

BIEREUN – Operasi Aceh zero case Penyakit Mulut dan Kuku sukses. Mengetahui PMK kembali marak, Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M Si, memimpin langsung “Operasi” penanganan dan penanggulangan PMK di Tanoh Rencong.

Mantan Pj Gubernur Kalimantan Selatan itu langsung menginstruksikan Kepala Dinas Peternakan Aceh Zalsufran untuk berkoordinasi dengan dinas terkait di seluruh kabupaten dan kota di Aceh, untuk mengambil langkah-langkah taktis dan strategis menanggulangi PMK.

“Alhamdulillah, kabar gembira baru saja disampaikan oleh Kadis Peternakan Aceh. Hari ini, 7 Februari 2025, Aceh zero PMK,” ungkapnya.

“Nah, ini tentu bukan saja kabar menggembirakan bagi masyarakat peternak tapi tentu saja bagi seluruh masyarakat Aceh, karena kita mengonsumsi daging,” ujar Safrizal, setelah  menerima laporan ketika ia masih berada di Bireuen yang sedang melakukan sejumlah kegiatan kedinasan.

Baca Juga :  Polda Aceh selidiki kecelakaan maut di Seulawah

Pada kesempatan itu, Safrizal juga menyampaikan apresiasi kepada para Nakeswan di seluruh Aceh yang telah berjibaku dan berupaya sekuat tenaga untuk membebaskan Aceh dari penyakit yang menyerang hewan berkaki belah ini.

Menurut mantan Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung itu, Zero case PMK juga menjadi hal yang menggembirakan bagi para tenaga kesehatan hewan di seluruh Aceh.

Para Nakeswan dengan segala dedikasinya katanya telah mencurahkan tenaga dan kemampuannya pada operasi zero case PMK di Aceh.

“Karena itu, apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Nakeswan di seluruh Aceh,” kata Safrizal di dampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Aceh, Akkar Arafat.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Harap Pejabat yang Baru Segera Fokus Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Optimis, jangan lengah dan tetap jalankan upaya pencegahan PMK

Namun, lulusan terbaik STPDN angkatan pertama itu mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah dan tetap menjalankan upaya-upaya pencegahan, agar PMK tidak kembali menggejala di Bumi Serambi Mekah.

“Jangan lengah, jajaran Disnak dan instansi terkait lainnya di seluruh Aceh harus tetap waspada. Terus sosialisasikan berbagai upaya pencegahan PMK dan penyakit – penyakit hewani lainnya. Dan, penyuntikan vaksin tentu tetap harus terus dilakukan,” imbau Safrizal.

Ia optimis, dendengan kerja bersama status zero case PMK bisa terus bertahan. gan kerja bersama status zero case PMK bisa terus bertahan. Untuk itu, Safrizal pun mengingatkan semua pihak untuk selalu waspada serta tetap melakukan biosecurity dan pengetatan lalu lintas ternak.

Baca Juga :  Marlina Lantik Ketua PKK, Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota

“Sekali lagi, apresiasi dan terima kasih kepada Kadis Peternakan Aceh, kadis peternakan di kabupaten dan kota, para insan veteriner di seluruh Aceh, atas dedikasinya pada ‘operasi’ zero PMK ini,” ujar Safrizal.

“Nah, apresiasi juga kami sampaikan kepada para peternak atas kesadaran dan kesukarelaannya memvaksin ternak-ternaknya. Kesadaran ini tentu membuat ‘operasi’ ini sukses kita laksanakan, terima kasih,” demikian pungkas Safrizal.

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Pemerintah Mulai Drop Bantuan dari Udara ke Wilayah Banjir Aceh

Berita

Mualem ke Labuhan Haji, Silaturahmi dengan Abuya Amran dan Ziarah Makam Abuya Muda Waly

Berita

Narkoba Musuh Bersama, Pangdam Iskandar Muda: Tidak Ada Ampun Prajurit yang Terlibat Narkoba

Daerah

Kapolres Aceh Tamiang: Sampaikan Aspirasi dengan Santun dan Jangan Anarkis

Daerah

Tinjau RS Regional Meulaboh, Wali Nanggroe dan Pj Bupati Aceh Barat Siap Menghadap Presiden

Pemerintah Aceh

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Sekda Aceh Instruksikan Posko Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi AIMI Aceh, di ruang kerjanya

Daerah

Polres Aceh Utara Gelar Ramp Check Angkutan di Terminal Lhoksukon