Home / Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

PKPA Peradi Profesional dan Universitas Indonesia Raih Rekor MURI dengan 585 Peserta

REDAKSI

PKPA Peradi Profesional dan UI raih rekor MURI peserta terbanyak 585 orang di Gedung IASTH UI Salemba Jakarta 3/10/2026.

PKPA Peradi Profesional dan UI raih rekor MURI peserta terbanyak 585 orang di Gedung IASTH UI Salemba Jakarta 3/10/2026.

JAKARTA — Pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh Peradi Profesional bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) resmi mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Penghargaan ini diraih sebagai PKPA dengan jumlah peserta terbanyak.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/10/2026) tersebut diikuti oleh sebanyak 585 peserta dari total 600 orang yang mendaftar.

Komitmen Jaga Mutu dan Integritas

Tingginya angka keikutsertaan peserta menjadi alasan utama kegiatan ini dianugerahi rekor MURI. Ketua Umum DPN Peradi Profesional, Harris Arthur Hedar, menyatakan bahwa antusiasme luar biasa ini sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara untuk memastikan kualitas pendidikan tetap memenuhi standar kompetensi dan etika.

Baca Juga :  Wujud Sinergitas TNI-Polri dan Kemanunggalan Rakyat, Satgas Yonif 112/DJ Resmikan Aula Merah Putih di Pos Kalome

“Jumlah peserta ini menjadi amanah untuk menjaga mutu pendidikan profesi advokat,” ujar Harris.

Ia menegaskan bahwa PKPA tidak boleh hanya berfokus pada pemahaman teori hukum semata, melainkan juga harus mampu membentuk calon advokat yang memiliki kompetensi tinggi, integritas, serta pemahaman mendalam terhadap etika profesi.

Kolaborasi Akademik dan Perluasan Akses

Harris menjelaskan, sinergi dengan UI diharapkan mampu memperkuat aspek akademik sekaligus memberikan pengalaman profesi yang matang bagi para calon advokat. Ke depan, Peradi Profesional juga tengah memperluas jangkauan PKPA melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan profesi sekaligus menjaga standar kualitas lulusannya.

Baca Juga :  Tim Catur Aceh Raih 4 Medali di PORNAS Korpri 2025, Capaian Terbanyak dari Ajang Sebelumnya

Sementara itu, Rektor UI, Heri Hermansyah, menambahkan bahwa penyelenggaraan PKPA ini merupakan bentuk nyata dari tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati antara pihak UI dan Peradi Profesional.

Menurut Heri, pendidikan ini diharapkan dapat menjadi salah satu tahapan penting bagi para peserta sebelum nantinya menjalani proses pengangkatan, pengambilan sumpah advokat, serta resmi memasuki dunia profesi hukum.

Baca Juga :  Istana Memastikan Presiden Prabowo Pantau Konflik Iran dan Israel

Lebih dari Sekadar Tahapan Administratif

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum DPN Peradi Profesional bidang PKPA, Pendidikan Profesi Advokat (PPA), dan Kerja Sama, Shalih Mangara Sitompul, menyampaikan bahwa pencatatan rekor MURI ini merupakan penanda atas masifnya jumlah peserta yang hadir.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa PKPA tidak boleh dipandang sekadar sebagai formalitas atau tahapan administratif belaka untuk menjadi seorang advokat. Lebih dari itu, pendidikan ini juga mencakup proses pembentukan karakter, integritas, serta tanggung jawab moral bagi setiap calon advokat.***

Penulis: Tika Fitri Lestari 

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Anwar Abbas Soroti Serangan AS–Israel ke Iran, Desak China dan Korea Utara Ambil Sikap

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Di Puncak Jaya

Daerah

PT PEMA Ajak 50 Anak Yatim Belanja dan Makan Bersama

Nasional

Di Tengah Dinamika Internal, Muktamar VIII IPHI Gaungkan Semangat Islah dan Kebersamaan

Nasional

Polri Perkuat Layanan Publik yang Mudah, Cepat dan Responsif melalui SuperApp Polri

Hukum

Beginilah Drama Hukum Berujung: Putusan Final Mahkamah Agung Ternyata Dapat Ditambah

Hukum

Penyelamatan Uang Negara Rp1,2 Triliun: Ketegasan Kajati Sumsel Menuai Apresiasi Luar Biasa

Nasional

ACEH RAIH PERINGKAT 4 NASIONAL, WAGUB FADHLULLAH APRESIASI PERJUANGAN KAFILAH