Home / Pendidikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:37 WIB

 Poltekpel Malahayati Gelar PkM Pemulihan Pascabencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

REDAKSI

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah pada 8-11 Agustus 2026.

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah pada 8-11 Agustus 2026.

Banda Aceh — Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) guna mendukung pemulihan masyarakat pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–11 Agustus 2026 ini mengusung tema “Edukasi Keselamatan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana di Dataran Tinggi”.

Aksi ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diisi dengan berbagai program, meliputi:

  • Edukasi kebencanaan
  • Pelayanan kesehatan dasar
  • Intervensi sosial
  • Pemulihan psikososial bagi masyarakat terdampak

Dalam pelaksanaannya, Poltekpel Malahayati menggandeng sejumlah mitra strategis, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kegiatan ini menyasar sejumlah desa yang terdampak bencana hidrometeorologi di kedua kabupaten tersebut.

Baca Juga :  Cegah Distraksi di Kelas, Disdik Aceh Terapkan Aturan Simpan HP untuk Siswa dan Guru

Kegiatan di Kabupaten Bener Meriah

Di Kabupaten Bener Meriah, kegiatan PkM dipusatkan di beberapa wilayah terdampak, yaitu Desa Sedie Jadi, Mupakat Jadi, Panteraya, Jamur Ujung, Rembune, dan Bandar Lampahan, serta lokasi hunian sementara (huntara) korban bencana di Desa Tunyang dan Pantan Kemuning.

Acara pembukaan di Bener Meriah dipusatkan di lokasi huntara Desa Tunyang dan diikuti oleh masyarakat Desa Tunyang serta Desa Pantan Kemuning.

Baca Juga :  Plt. Kadisdik Aceh Terima Delegasi Kedutaan Besar Malaysia, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Pelatihan Guru

Turut hadir dalam pembukaan tersebut:

  • Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (diwakili oleh Zulfikar Muhammad, S.H., M.H.)
  • Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati, Dr. Ir. H. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE.
  • Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia

Dalam sambutannya, Direktur Poltekpel Malahayati menegaskan bahwa kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat terdampak bencana tidak sekadar menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab institusi untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan di Kabupaten Aceh Tengah

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan PkM di Kabupaten Aceh Tengah diawali dengan acara pembukaan di Desa Kenawat. Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Poltekpel Malahayati, lalu secara resmi dibuka oleh Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P., yang diwakili oleh Zulfikar Muhammad, S.H., M.H.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Imbau Donasi Buku dan Bantuan Untuk Korban Banjir

Pembukaan di Aceh Tengah ini juga dihadiri oleh:

Abshar, S.H., M.H. (Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan SDM)

Reje setempat

Unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah

Adapun wilayah sasaran PkM di Kabupaten Aceh Tengah meliputi Desa Kenawat, Waq Toweren, Mengaya, Mandale, Kelitu, Gegarang, dan Kala Segi.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Menteri Agama Lantik Mujiburrahman Jadi Rektor UIN Ar-Raniry Periode 2026–2030

Berita

Penobatan Duta Bahasa Provinsi Aceh 2025 Dibuka, Gubernur Aceh Apresiasi Upaya Pelestarian Bahasa dan Budaya

Pendidikan

Pusat dan Aceh Percepat Pemulihan Sekolah Pascabencana di Aceh Utara

Aceh

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Pendidikan

Mahasiswa USK Kembangkan Membran Penyaring Air dari Kulit Manggis, Efektif Serap Logam Timbal

Pendidikan

Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

Pendidikan

Murthalamuddin Ajak Guru Menulis: “Bahasa Bisa Menggerakkan Bangsa

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Ajarkan Wawasan Kebangsaan Dan Cinta Tanah Air Kepada Anak Papua