Lhokseumawe — Menyusul penetapan status Darurat Bencana Alam di Provinsi Aceh akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah sejak beberapa hari terakhir, Denbekang IM/2.B Lhokseumawe di bawah jajaran Korem 011/Lilawangsa (LW) Kodam Iskandar Muda bergerak cepat mendirikan dapur umum sebagai langkah tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak, terutama di wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Sabtu (29/11/25)
Meskipun kondisi banjir saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda surut, para prajurit Kodam Iskandar Muda tetap berada di lapangan. Mereka terus memberikan bantuan secara maksimal dengan semangat pantang menyerah, sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam meringankan kesulitan rakyat di tengah situasi darurat.
Selain turun langsung ke berbagai lokasi yang sulit dijangkau untuk melakukan evakuasi, membantu warga yang terisolasi, dan mendistribusikan bantuan, Kodam Iskandar Muda melalui Denbekang IM/2.B juga mengoperasikan dapur lapangan sebagai pusat pemenuhan kebutuhan pangan bagi para korban bencana. Dapur lapangan ini mulai beroperasi penuh sejak pagi hari di lingkungan Korem 011/LW Lhokseumawe.
Di dapur umum tersebut, sejumlah bahan makanan pokok disiapkan dan diolah dengan cepat serta terkoordinir, di antaranya beras, telur, sarden, mie instan, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Proses memasak dilakukan sesuai standar kelayakan serta kebersihan agar makanan yang diberikan kepada warga tetap sehat dan aman dikonsumsi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Koordinator dapur umum, Letkol Cba Ridwan Nugraha, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pendirian dapur lapangan ini merupakan prioritas utama dalam penanganan bencana, mengingat banyak warga masih belum dapat kembali ke rumah mereka.
“Dapur umum ini kami dirikan sebagai bentuk respons cepat TNI terhadap kondisi darurat. Kami memastikan bahwa masyarakat yang terdampak tetap mendapat makanan siap saji setiap harinya, terutama mereka yang rumahnya terendam atau masih terisolasi akibat banjir dan longsor,” terang Letkol Ridwan.
Ia juga mengungkapkan bahwa prajurit Denbekang IM/2.B bersama unsur terkait bekerja siang dan malam untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, termasuk distribusi makanan ke lokasi yang aksesnya masih terganggu.
“Kami berharap dapur lapangan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman di tengah kondisi yang masih belum stabil. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mempercepat pemulihan pascabencana,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga terdampak, Ibu Nursiah, menyampaikan rasa harunya atas kepedulian dan respons cepat para prajurit Kodam Iskandar Muda.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Prajurit TNI datang dari awal bencana hingga sekarang, terus membantu kami. Kehadiran dapur umum ini sangat berarti karena kami belum bisa kembali ke rumah,” ujarnya penuh haru.
Menanggapi upaya cepat jajarannya di lapangan, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., memberikan apresiasi penuh kepada seluruh prajurit yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam membantu masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras para prajurit di lapangan. Mereka bergerak cepat, tepat, dan penuh keikhlasan dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ini adalah bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat,” tegas Pangdam IM.
Beliau menambahkan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada bantuan logistik, tetapi juga memastikan kehadiran TNI memberikan rasa aman dan harapan bagi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi.
“Prajurit Kodam IM akan terus hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kami tidak akan mundur selangkah pun sebelum semua wilayah terdampak berada dalam kondisi aman dan terkendali,” tambahnya.
Ia juga menuturkan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Daerah, BNPB, Basarnas, Polri, dan seluruh pihak terkait terus diperkuat agar penanganan bencana dapat berjalan efektif dan terarah.
“Sinergi antarinstansi merupakan kunci utama dalam menghadapi situasi seperti ini. Kami akan terus berkoordinasi dan bergerak bersama untuk mempercepat proses pemulihan,” ujar Pangdam.
Pangdam IM juga menegaskan bahwa seluruh prajurit Kodam Iskandar Muda telah diperintahkan untuk tetap siaga dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana susulan mengingat cuaca yang masih tidak stabil.
“Saya sudah menginstruksikan seluruh satuan jajaran untuk siaga penuh. Cuaca masih berpotensi ekstrem, sehingga kami harus cepat dan tepat merespons setiap perkembangan yang terjadi,” imbuhnya.
Di akhir penyampaiannya, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo berharap agar dapur umum dan seluruh upaya yang dilakukan TNI dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Kami berharap kehadiran TNI dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat. Semoga kondisi segera pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Pangdam IM.
Editor: Redaksi









