Home / Peristiwa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:54 WIB

Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Gubuk Kebun Kemiri Aceh Tenggara

Redaksi

Petugas kepolisian mengevakuasi jenazah Marudut Hutapea (60) yang ditemukan meninggal dunia di gubuk kebun kemiri di Desa Bukit Bintang Indah, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara.(7/2/2026)

Petugas kepolisian mengevakuasi jenazah Marudut Hutapea (60) yang ditemukan meninggal dunia di gubuk kebun kemiri di Desa Bukit Bintang Indah, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara.(7/2/2026)

Aceh Tenggara — Marudut Hutapea (60), warga Desa Muara Situlen, Kecamatan Babul Makmur, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah gubuk kebun kemiri di Desa Bukit Bintang Indah, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya, Berlon Simbolon, setelah Marudut diketahui tidak pulang ke rumah selama hampir satu minggu. Atas permintaan keluarga, Berlon mendatangi kebun kemiri tempat korban biasa beraktivitas.

Baca Juga :  Bayi Perempuan Mungil Ditemukan di Teras Rumah,Warga Aceh Barat Berdatangan Untuk Mengadopsi

“Sebelum sampai ke gubuk, saya sudah mencium aroma busuk. Setelah dicek, korban terlihat sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh yang membusuk,” ujar Berlon Simbolon, Sabtu (7/2/2026).

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Babul Makmur. Personel kepolisian bersama Tim Inafis Polres Aceh Tenggara langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga :  Tabrak Lari Maut di Aceh Besar Korban Tewas di Tempat dengan Kondisi Tragis

Usai pemeriksaan di lokasi, jenazah Marudut Hutapea dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan.

Berlon menambahkan, pihak keluarga telah sepakat menolak dilakukan autopsi dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun di kemudian hari. Keluarga meyakini korban meninggal dunia akibat penyakit asam lambung yang telah lama dideritanya.

Baca Juga :  Warga Aceh Timur Geger, Temukan Rembesan Solar Muncul dari Perut Bumi Usai Banjir

“Keluarga menilai ini murni sakit, sehingga tidak perlu dilakukan autopsi,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara, Iptu Zery Irfan, membenarkan penolakan autopsi tersebut.

“Benar, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi,” ujar Zery Irfan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lima Ruang SDN 5 Kuta Makmur, Kerugian Capai Rp650 Juta

Aceh Besar

BPBD Aceh Besar Sigap Tangani Laporan Masyarakat

Peristiwa

Taqwaddin Husin dan Teuku Alvisyahrin Presentasi di Jepang tentang Peran Internasional dalam Menolong Korban Tsunami Aceh

Peristiwa

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Bener Meriah Selasa Pagi

Aceh Barat

PT MIFA Harus Hentikan Kegaduhan, Laporkan Bupati Sama Saja Menantang Rasa Keadilan Rakyat

Daerah

Banjir Rendam Gampong Julok Rayeuk Utara, 300 KK Terdampak

Daerah

Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya Saat Mencari Kerang di Sungai

Aceh

Muhammad Jafar, Pahlawan Sunyi yang Selamatkan Lebih 100 Korban Banjir Bandang di Aceh Utara