Home / Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Safari Subuh di Lapas Blangpidie, Bupati Safaruddin Tekankan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

REDAKSI

Bupati Aceh Barat Daya Safaruddin melaksanakan Safari Subuh di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Blangpidie, Jumat (21/8/2026).

Bupati Aceh Barat Daya Safaruddin melaksanakan Safari Subuh di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Blangpidie, Jumat (21/8/2026).

BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, melaksanakan shalat Subuh berjamaah bersama jajaran pegawai dan warga binaan di Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie pada Jumat (21/8/2026).

Dalam kegiatan Safari Subuh tersebut, Bupati Safaruddin bertindak langsung sebagai imam shalat Subuh. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al Amin, Kajari Kardono, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Sambut Kunjungan Mendagri, Paparkan Langkah Cepat Polri Tangani Banjir di Aceh Tamiang

Selepas shalat, Bupati Safaruddin menyampaikan tausiah yang menekankan pentingnya introspeksi diri dan peningkatan kualitas keagamaan.

“Mari kita terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbaiki diri, dan menjadikan setiap kesempatan sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Safaruddin.

Selain memberikan tausiah, Safaruddin meminta agar program pembinaan terhadap warga binaan tidak hanya berorientasi pada pelatihan keterampilan, tetapi juga diperkuat melalui pendekatan spiritual dan keagamaan. Ia mengusulkan agar Lapas Kelas IIB Blangpidie menyusun agenda pembinaan spiritual yang lebih terarah, khususnya menjelang berakhirnya masa pidana warga binaan. Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah pembiasaan shalat lima waktu secara berjamaah.

Baca Juga :  Ketua DPRK Aceh Tengah Apresiasi Kapolres Lhokseumawe atas Bantuan Pascabencana

Langkah ini dinilai penting sebagai bekal landasan moral dan spiritual bagi warga binaan sebelum kembali berbaur di tengah masyarakat. Safaruddin menegaskan bahwa pelaksanaan shalat bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan perintah Allah SWT yang wajib dijalankan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pembinaan karakter dan pemahaman mendalam mengenai ibadah shalat selama berada di dalam lapas.

Baca Juga :  Kapolres Lhokseumawe Resmikan Sumur Bor di Lancang Barat, Warga Kini Nikmati Air Bersih

“Saya meminta pembinaan keagamaan di Lapas dimulai dari hal-hal mendasar, termasuk pemahaman rukun shalat dan makna setiap gerakan serta bacaan di dalamnya,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional

Daerah

Dirpolairud Polda Aceh Turun Langsung Bagikan Takjil untuk Masyarakat

Daerah

Polda Aceh Gelar KRYD untuk Berikan Rasa Aman dan Nyaman kepada Masyarakat

Daerah

Lubang Besar di Aceh Tengah Terbentuk Akibat Proses Geologi Jangka Panjang

Daerah

Perkuat Koordinasi Pelayanan Samsat, Dirlantas Polda Aceh Kunjungi Kepala BPKA

Daerah

Percepat Pembentukan UPT di Aceh Timur, BBPOM Aceh: Penilaian Aset Resmi Dimulai

Berita

Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan Gelar TTG XXVI di Abdya

Berita

Ketua TP PKK Aceh Jemput Bola Data Warga Miskin di Aceh Selatan