Home / Daerah / Tni-Polri

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:24 WIB

Satgas Gulbencal Kodam IM bersihkan tumpukan kayu di Pesantren Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang

REDAKSI

Sejumlah prajurit TNI dari Satgas Gunbencal bersama petugas lintas instansi mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi tumpukan kayu gelondongan dan material lumpur di kawasan Ponpes Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang, Rabu (24/12/2025).

Sejumlah prajurit TNI dari Satgas Gunbencal bersama petugas lintas instansi mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi tumpukan kayu gelondongan dan material lumpur di kawasan Ponpes Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang, Rabu (24/12/2025).

Aceh Tamiang – Pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, para prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gunbencal) terus bergerak cepat melakukan upaya pemulihan. Salah satu fokus utama adalah pembersihan tumpukan kayu gelondongan dan material lumpur yang menimbun kawasan Pondok Pesantren Islam Terpadu Darul Mukhlisin, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan pembersihan tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan lintas instansi, Antara lain Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Sejumlah alat berat dikerahkan guna mempercepat proses pengangkutan kayu gelondongan dan lumpur yang menutupi area pesantren serta lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Bangun Rumah Baca Untuk Mencerdaskan Anak - Anak Papua

Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan pesawat tanpa awak (drone), tumpukan kayu yang terbawa arus banjir bandang diperkirakan mencapai luasan sekitar dua hektare dengan ketinggian hingga empat meter. Volume material kayu diperkirakan mencapai kurang lebih 80.000 meter kubik. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren terganggu secara signifikan.

Proses pembersihan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari ke depan, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan personel serta efektivitas kerja di lapangan. Prajurit Kodam IM terus berupaya semaksimal mungkin agar kawasan pesantren ini dapat segera kembali digunakan dan aktivitas masyarakat bisa pulih secara bertahap.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Tinjau Waduk Tui Geulumpang

Sementara itu, Amir, salah seorang warga setempat, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Prajurit Kodam Iskandar Muda beserta seluruh unsur yang terlibat. Ia menilai kehadiran TNI sangat membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya dalam kondisi sulit pascabanjir bandang.

“Terima kasih kepada TNI Kodam Iskandar Muda yang sudah turun langsung membantu kami. Kehadiran prajurit sangat berarti bagi masyarakat,” ungkapnya.

Amir juga menuturkan bahwa tumpukan kayu dan lumpur sebelumnya membuat akses di sekitar pesantren lumpuh total dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga.

Dengan adanya pembersihan ini, masyarakat mulai merasa lega dan optimistis kondisi akan segera membaik. Ia berharap proses pembersihan dapat berjalan lancar dan kawasan pesantren bisa segera difungsikan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga :  Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 112/DJ Bersihkan material longsor di Jalan Trans Papua Puncak Jaya.

Sebelumnya, pihak Kepolisian bersama petugas Kementerian Kehutanan telah memasang garis polisi serta menandai sejumlah batang kayu untuk kepentingan penyelidikan. Dalam pelaksanaannya, kayu-kayu yang berhasil dibersihkan akan dipilah. Sebagian material akan dibuang ke tempat pembuangan akhir, sementara kayu yang masih layak akan dimanfaatkan untuk pembangunan hunian sementara bagi para korban banjir.

Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Data Tak Sinkron, Korban Banjir Aceh Terancam Terabaikan

Daerah

Pangdam IM Jalin Sinergi dengan Pemerintah Daerah Aceh Utara dan Lhokseumawe

Daerah

Berhasil Ungkap Narkoba Senilai Rp1,5 Miliar, Kapolres Aceh Tenggara Terima Penghargaan dari Bupati

Daerah

Pasca Banjir Bandang, Prajurit Kodam IM Bersama Warga Bersihkan Sekolah dan Bangun Jembatan Darurat di Nagan Raya

Nasional

Memperingati Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat, Satgas Yonif 112/DJ Kibarkan Bendera Merah Putih Di Puncak Jaya

Daerah

Polisi Saweu Sikula”, Kolaborasi Disdik dan Polda Aceh Tekan Kenakalan Remaja di Aceh Selatan

Aceh

DPRA Desak PLN Aceh Perbaiki Sistem Komunikasi Pemadaman Listrik

Berita

Ketua TP PKK Aceh Jemput Bola Data Warga Miskin di Aceh Selatan