Home / Pemkab Aceh Besar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 20:43 WIB

Staf Ahli Bupati Aceh Besar Hadiri Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Pencanangan BPBPK Aceh sebagai Wilayah Pilah Sampah

REDAKSI

Staf Ahli Pemkab Aceh Besar Ir Makmun MT foto bersama seusai acara Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Perencanaan Balai Penanataan Bangunan kawasan Aceh di Gedung BIP2D, Gamping Lamsayeun, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (16/08/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Staf Ahli Pemkab Aceh Besar Ir Makmun MT foto bersama seusai acara Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Perencanaan Balai Penanataan Bangunan kawasan Aceh di Gedung BIP2D, Gamping Lamsayeun, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (16/08/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho โ€” Mewakili Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Ir. Makmun, MT, menghadiri Sosialisasi Pemilahan Sampah sekaligus pencanangan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Aceh sebagai Wilayah Pilah Sampah. Acara berlangsung khidmat di Gedung PIP2B Lamsayuen, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (16/8/2025).

Pada kesempatan itu, Ir. Makmun menegaskan bahwa persoalan sampah bukan lagi isu kecil, melainkan persoalan besar yang perlu ditangani dengan serius. Menurutnya, kunci penyelesaian sampah ada pada kesadaran masyarakat.

โ€œAtas nama Bupati Aceh Besar, saya menyampaikan apresiasi kepada BPBPK Aceh dan semua pihak yang mendukung. Sosialisasi ini adalah langkah awal yang baik untuk membangun budaya baru di tengah masyarakat, yakni memilah sampah sebelum dibuang. Ini terlihat sederhana, tapi dampaknya luar biasa bagi lingkungan kita,โ€ ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Pangan Berasย 

Ia melanjutkan bahwa pengelolaan sampah yang baik mampu memberi nilai tambah. โ€œKalau kita disiplin memilah, sampah organik bisa jadi kompos, sampah plastik bisa didaur ulang, dan yang berbahaya bisa ditangani khusus. Hasilnya, bukan hanya lingkungan kita lebih bersih, tetapi juga tercipta peluang usaha baru, terbuka lapangan kerja, bahkan bisa menopang perekonomian lokal berbasis lingkungan. Jadi, sampah bukan lagi masalah, tapi sumber daya,โ€ tegas Makmun.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Dr. Ir. A. Hanan, S.P., M.M., saat membuka acara, mengatakan, juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir masyarakat. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sepenuhnya bergantung pada partisipasi publik.

โ€œKalau setiap rumah tangga mau memilah sampah, setidaknya 60 persen masalah sampah sudah selesai. Ini bukan sekadar soal kebersihan, tapi juga kesehatan. Lingkungan yang bersih akan mencegah penyakit, menekan biaya kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup. Jadi, pemilahan sampah harus dipahami sebagai investasi untuk masa depan,โ€ ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Ngopi Bareng Masyarakat Jurong Peujeura

Hanan juga mengajak seluruh aparatur gampong agar menjadi contoh nyata di masyarakat. โ€œKalau perangkat desa sudah menunjukkan komitmen, otomatis warga akan ikut. Jangan sampai ada kesan program ini hanya sebatas wacana. Harus ada aksi nyata dari kita semua,โ€ tambahnya dengan tegas.

Sementara itu, Kepala BPBPK Aceh, Tommy Permadhi, ST, MT, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan balai yang ia pimpin sebagai pusat percontohan pilah sampah. โ€œKami ingin balai ini bukan hanya sekadar simbol. Tetapi betul-betul menjadi laboratorium hidup. Di sini kami siapkan fasilitas pemilahan, pengolahan, sampai pengangkutan. Harapan kami, apa yang kami lakukan bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain, sekolah, kampus, hingga masyarakat umum,โ€ ujar Tommy.

Menurutnya, pilah sampah adalah pintu masuk menuju sistem pengelolaan yang modern dan berkelanjutan. โ€œKalau kita masih mengandalkan TPA tanpa memilah, maka sampah akan menumpuk tanpa henti. Tetapi dengan pemilahan, kita bisa mengurangi, memanfaatkan, dan mendaur ulang. Itulah solusi yang kita dorong bersama,โ€ jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Dayah Abu Chik Cot Sayun Blang Bintang

Turut hadir pula Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saโ€™aduddin Djamal, yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Illiza menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam menangani sampah. โ€œSampah tidak mengenal batas administratif. Karena itu, kerja sama antar-daerah sangat penting. Saya sangat mengapresiasi inisiatif BPBPK Aceh ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi contoh yang menular untuk kabupaten/kota di Aceh,โ€ pungkas Illiza.

Dengan adanya pencanangan BPBPK Aceh sebagai wilayah pilah sampah, Pemerintah Aceh Besar berharap gerakan ini tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi berlanjut menjadi budaya baru dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Harapannya, Aceh Besar dapat tumbuh sebagai daerah yang bersih, sehat.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Aceh Besar Hadiri Haul ke-4 Waled Ulee Titiย 

Olahraga

Kandaskan Tuan Rumah Persas 2-1, PSAB Awali Debut Manis Liga 4 Aceh

Berita

Polda Aceh Kerahkan 400 Personel untuk Amankan Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Berita

Bupati Aceh Besar Melayat ke Rumah Duka Anggota DPRA, Tgk Rasyidin Ahmad (Waled NURA)

Pemkab Aceh Besar

Tutup Seleksi MQK, Bupati Aceh Besar Bagikan Sejumlah Hadiah dan Penghargaan

Pemkab Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Tinjau Pospam Lhoknga, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Lancar

Pemkab Aceh Besar

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Resmi Tutup Syiar Ramadhan Pagar Air

Pemkab Aceh Besar

Syech Muharram Tegaskan Beut Kitab Bak Sikula Program Prioritas Aceh Besar