Home / Nasional

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Stok CBP Meningkat, Mentan Sebut Indonesia Bersiap Ekspor Beras Lagi

REDAKSI

Mentan Andi Amran Sulaiman, Senin, 19/10/2026 sebut Indonesia kembali ekspor beras seiring naik stok CBP, ada negara sudah telepon minta beras.

Mentan Andi Amran Sulaiman, Senin, 19/10/2026 sebut Indonesia kembali ekspor beras seiring naik stok CBP, ada negara sudah telepon minta beras.

JAKARTA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Indonesia akan kembali melakukan ekspor beras seiring dengan meningkatnya stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Mentan mengungkapkan bahwa ada salah satu negara yang sudah menghubungi dan meminta langsung pengiriman beras dari Indonesia.

“Ekspor (beras) ada lagi, permintaan ekspor ke salah satu negara, tunggu saja. Kemarin sudah telepon salah satu negara meminta beras,” ujar Amran saat ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, Senin (19/10/2026).

Baca Juga :  Psikiater Mintarsih Ungkap Kalau Pulau Dijual, Masyarakat Akan Tambah Miskin

Sebelumnya, Indonesia juga telah mengekspor beras ke beberapa negara. Meski demikian, Mentan belum membeberkan perincian daftar negara yang telah menerima pasokan beras tersebut.

Berdasarkan catatan Kontan, Indonesia sebelumnya telah mencatatkan riwayat ekspor beras, antara lain:

Malaysia: Ekspor sebanyak 1.000 ton pada Agustus 2026.

Arab Saudi: Ekspor sebanyak 2.280 ton untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji.

Baca Juga :  Patroli Sambang Polsek Ternate, Lapas Perempuan Ternate Dipastikan Aman dan Kondusif

Capaian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Mentan Amran menyebut realisasi ekspor ini merupakan bagian dari keberhasilan sektor pertanian selama dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain ekspor, indikator keberhasilan juga terlihat dari lonjakan Nilai Tukar Petani (NTP):

  • Capaian NTP: Berdasarkan data BPS, NTP nasional pada September 2026 mencapai 131,11 (naik 8,62% sejak awal pemerintahan Prabowo).
  • Rekor Historis: Mentan mengklaim angka NTP 131 tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Baca Juga :  Pemerintah Didesak Tetapkan Narkotika sebagai Bahaya Laten Bangsa

Faktor Pendorong Kesejahteraan Petani

Peningkatan NTP dan kesejahteraan petani tersebut didorong oleh dua kebijakan utama pemerintah:

1. Penurunan harga pupuk bersubsidi hingga mencapai 20%.

2. Kenaikan Harga Pembelian Gabah menjadi Rp6.500/kg.

“Sehingga kesejahteraan petani meningkat, itu otomatis. Ekspor kita 2025 juga naik Rp166 triliun, impor turun Rp41 triliun,” tegas Amran.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Sido Muncul Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Nasional

ACEH RAIH PERINGKAT 4 NASIONAL, WAGUB FADHLULLAH APRESIASI PERJUANGAN KAFILAH

Nasional

Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Jadi Ruang Dialog dengan Warga di Puncak Jaya

Hukum

Penyelamatan Uang Negara Rp1,2 Triliun: Ketegasan Kajati Sumsel Menuai Apresiasi Luar Biasa

Nasional

Wagub Aceh Ikuti Rakornas TPAKD 2025

Nasional

Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan di Yahukimo, Pelaku Diburu dan Terancam Hukuman Berat

Nasional

Danrem 173/PVB Berbagi Kasih dengan Warga Pedalaman Puncak Jaya

Nasional

Presiden Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalimantan, Terjunkan Petinggi TNI-Polri