Meureudu – Kesunyian dini hari di Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, berubah menjadi duka mendalam. Dua orang pemuda ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah mobil Honda Jazz bernomor polisi BK 1508 JI pada Selasa (24/3/2026) dini hari.
Kedua korban diidentifikasi berinisial M (25), warga Kabupaten Bireuen, dan H.S (26), warga Kabupaten Bener Meriah. Keduanya ditemukan dalam posisi miring dan tubuh sudah dalam keadaan kaku.
Kronologi Penemuan
Peristiwa tragis ini terungkap berawal dari kecurigaan seorang anggota Polri berinisial Y. Ia memperhatikan mobil tersebut terparkir di lokasi yang sama sejak sore hari. Saat melintas kembali sekira pukul 00.30 WIB, Y merasa janggal karena mesin kendaraan masih menyala namun tidak ada aktivitas dari pengemudi.
Merasa ada yang tidak beres, Y bersama seorang satpam dan tukang ojek setempat mencoba memanggil penumpang di dalam mobil. Karena tidak ada respons dan pintu dalam keadaan terkunci, mereka terpaksa memecahkan kaca belakang sebelah kanan untuk memberikan pertolongan. Naas, saat pintu terbuka, kedua korban ditemukan sudah meninggal dunia.
Hasil Olah TKP dan Dugaan Penyebab
Tim Inafis Polres Pidie Jaya segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas menemukan sejumlah fakta kunci:
Mesin mobil ditemukan dalam kondisi menyala.
Sistem pendingin udara (AC) tidak berfungsi optimal.
Ditemukan jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) di dalam bagasi mobil.
Berdasarkan temuan tersebut, kuat dugaan kedua korban tewas akibat menghirup gas karbon monoksida (CO) yang bocor ke dalam kabin. Gas yang tidak berwarna dan tidak berbau ini diduga merenggut kesadaran korban hingga mengakibatkan kematian tanpa sempat meminta pertolongan.
Pemeriksaan Medis dan Penyelidikan
Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke RSUD Pidie Jaya. Berdasarkan hasil visum sementara, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, yang memperkuat indikasi keracunan gas secara tidak sengaja.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasat Reskrim AKP Saiful Kamal, menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut secara komprehensif.
Imbauan Keselamatan
Menyikapi tragedi ini, pihak kepolisian mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan pengguna jalan, untuk lebih waspada terhadap bahaya gas karbon monoksida.
Polisi mengingatkan agar pengendara tidak beristirahat atau tidur di dalam mobil dengan kondisi mesin menyala dan kaca tertutup rapat dalam waktu lama. “Jika merasa lelah, berhentilah di tempat yang aman dan pastikan sirkulasi udara terjaga. Jangan abaikan keselamatan demi mengejar waktu,” tegas pihak kepolisian. (***)
Editor: redaksiSumber: https://Humad%20Polres









