Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:46 WIB

Wagub Aceh : Bantuan Rumah Rusak Bukti Nyata Negara Hadir untuk Rakyat

REDAKSI

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE bersama Bupati Bireuen Mukhlis dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, saat menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang tahap II kepada warga terdampak banjir dan longsor di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026).

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE bersama Bupati Bireuen Mukhlis dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, saat menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang tahap II kepada warga terdampak banjir dan longsor di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026).

Bireuen – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan penyerahan bantuan rumah rusak ringan dan sedang tahap II bagi korban banjir dan longsor di 16 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan bukti nyata kehadiran negara untuk rakyat. Ia mengapresiasi pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas komitmen percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Hal itu disampaikan Fadhlullah dalam acara penyerahan bantuan rumah rusak ringan dan sedang akibat bencana yang dipusatkan di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026).

Penyerahan bantuan di Bireuen dihadiri langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Sementara daerah penerima lainnya mengikuti secara daring dan menyerahkan bantuan di wilayah masing-masing.

“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata negara hadir untuk rakyat. Bantuan ini sangat berarti dan menegaskan kuatnya sinergi dalam proses rehab rekon yang terukur,” ujar Wagub Fadhlullah.

Baca Juga :  Wagub dan Ketua TP PKK Aceh Sambut Kedatangan Menteri Pendidikan

Fadhlullah mengingatkan para bupati dan wali kota di daerah terdampak agar mengawal ketat proses penyaluran bantuan. Pendataan harus terverifikasi dengan baik dan melibatkan aparatur hingga tingkat desa, agar bantuan tak hanya tersalurkan, tetapi juga memberi dampak nyata dan berkelanjutan.

“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menata kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden mengarahkan agar pemulihan dilakukan secepatnya. Bantuan stimulan yang disalurkan mencakup Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.

Baca Juga :  Momen Haru Mualem Kenang Abu Razak, Pada Malam Penganugerahan Atlet Berprestasi

Khusus Kabupaten Bireuen, tercatat sebanyak 4.347 unit rumah menerima bantuan rumah rusak ringan dan sedang dalam acara penyerahan tahap II dengan total nilai Rp86,9 miliar. Jumlah tersebut menjadikan Bireuen penerima terbesar pada tahap ini.

Kata Pratikno, pemerintah juga memastikan korban dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih nyaman.

Pratikno menambahkan, tim pengarah satgas telah menetapkan rencana induk versi pertama dan akan menyusun versi kedua. Pemerintah daerah diminta segera mengajukan usulan sesuai ketentuan sebelum akhir Maret, sembari memastikan verifikasi data dilakukan secara akurat. Meski demikian, peluang bantuan lanjutan tetap terbuka bagi korban yang telah diusulkan namun belum menerima pada tahap ini.

Sementara itu, Bupati Bireuen Mukhlis menyebut daerahnya merupakan salah satu yang terparah terdampak bencana, tidak hanya dari sisi materiil, tetapi juga sosial dan ekonomi.

Baca Juga :  Tembus Lokop via Udara, Kak Na Antar Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

Dari total 31.929 rumah rusak yang diusulkan secara bertahap, sebanyak 4.347 unit rumah rusak ringan dan sedang telah disetujui untuk penyaluran bantuan senilai Rp86 miliar pada kesempatan tersebut setelah melalui verifikasi Inspektorat BNPB dan pengecekan lapangan.

Terkait dengan pendataan rumah rusak berat, hasil verifikasi Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama BNPB Pusat yang dinyatakan lolos verifikasi dan harus segera dilanjutkan ke tahap pembangunan adalah sebanyak 1.109 unit.

“Percepatan pemulihan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi. Kami berharap kunjungan kerja Menko PMK ini semakin memperkuat komunikasi dan kerja sama,” ujar Mukhlis. []

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wamen Fahri Hamzah: Pengalaman Aceh Bisa Jadi Contoh Nasional Pembangunan Perumahan

Pemerintah Aceh

Gubernur dan DPRA Sahkan APBA Perubahan 2025 

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

Daerah

Mualem Hadiri Pelantikan Pengurus IKA Unimal

Berita

Wagub Fadhlullah: Draft Revisi UUPA harus Segera Kita Serahkan ke DPR RI

Aceh Besar

Pj Bupati Bersama Forkopimda Aceh Besar Tinjau Pos Pengamanan Tahun Baru 2025

Internasional

Gubernur Aceh Kunjungi Peternakan Telur Terbesar di Henan – Tiongkok

Pemerintah Aceh

Gerindra Aceh Bukber Bersama Korban Banjir di Pidie Jaya, Santuni Anak Yatim