Banda Aceh – Program bantuan rumah layak huni bagi masyarakat fakir miskin yang digagas oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh terus menunjukkan progres positif. Pada Kamis (5/3/2026), Illiza Sa’aduddin Djamal selaku Wali Kota Banda Aceh kembali menyerahkan tiga unit rumah layak huni kepada warga penerima manfaat di wilayah Kecamatan Baiturrahman.
Penyerahan rumah tersebut dilakukan secara langsung oleh Wali Kota kepada para penerima yang tersebar di dua gampong, yakni dua unit rumah di Gampong Ateuk Pahlawan Dusun Labuy dan satu unit rumah di Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman. Bantuan ini merupakan bagian dari program pembangunan 30 unit rumah bagi masyarakat fakir miskin yang direncanakan oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh pada tahun ini.
Dalam suasana penuh haru dan syukur, para penerima manfaat menyambut kedatangan Wali Kota serta rombongan dengan wajah bahagia. Bagi mereka, rumah layak huni bukan hanya sekadar bangunan tempat tinggal, tetapi juga simbol harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik dan lebih bermartabat.
Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, M Yusuf AlQardhawy, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program ini secara bertahap. Ia menjelaskan bahwa dari total 30 unit rumah yang direncanakan, hingga saat ini sudah tujuh unit yang berhasil diserahkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyerahkan rumah kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan amanah dari pengelolaan dana umat melalui Baitul Mal untuk membantu fakir miskin agar dapat memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat yang telah ditetapkan sebagai calon penerima rumah untuk bersabar menunggu proses penyelesaian pembangunan yang masih berlangsung. Menurutnya, Baitul Mal berkomitmen agar seluruh rumah yang direncanakan dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
“Kami memohon kesabaran kepada bapak dan ibu yang telah ditetapkan sebagai calon penerima. InsyaAllah dalam bulan suci Ramadhan ini kita upayakan seluruh rumah dapat diselesaikan dan diserahkan kepada penerima. Mohon doa serta dukungan dari semua pihak agar program ini dapat kita tuntaskan dengan baik tanpa mengurangi kualitas bangunan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh, Irwan, menegaskan bahwa program rumah layak huni merupakan salah satu program prioritas lembaganya dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, rumah yang layak tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi keluarga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
“Program ini merupakan bentuk komitmen Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam membantu masyarakat fakir miskin agar memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak. Dengan rumah yang lebih baik, diharapkan kehidupan para penerima manfaat juga akan semakin meningkat,” jelas Irwan.
Ia menambahkan, pembangunan rumah layak huni ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi sosial Baitul Mal sebagai lembaga pengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah gampong dan masyarakat sekitar yang turut membantu dalam proses pelaksanaan pembangunan rumah. Kehadiran program ini juga menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana umat dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan terus berjalannya program ini, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Baitul Mal berharap semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya. Selain memberikan tempat tinggal yang layak, program ini juga diharapkan mampu menghadirkan kehidupan yang lebih aman, sehat, serta penuh harapan bagi keluarga penerima manfaat.
Penyerahan rumah ini menjadi salah satu rangkaian program sosial yang terus digencarkan Pemerintah Kota Banda Aceh, terutama dalam momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.(**)
Editor: Dahlan













