SABANG – Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengajak masyarakat lanjut usia (lansia) untuk tetap menjaga kesehatan, semangat hidup, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Bertambahnya usia, menurutnya, bukan alasan untuk berhenti menjalani kehidupan secara positif dan produktif.
Ajakan itu disampaikan Zulkifli saat membuka Seminar dan Motivasi bagi Warga Lanjut Usia Tahun 2026 yang diinisiasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sabang di Aula Sekretariat TP-PKK Kota Sabang, Senin (2/11/2026). Kegiatan bertema “Menua dengan Bahagia, Tetap Sehat dan Produktif” tersebut diikuti 54 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap gampong.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal selaku Penasehat BKMT. Seminar menghadirkan tiga narasumber dari bidang kesehatan dan psikologi, yakni dr. Edi Suharto, dokter spesialis THT dr. Rizki Rahmawan, serta psikolog Erna Fefilinda. Selain memperoleh edukasi kesehatan dan pendampingan psikologis, peserta juga mendapat fasilitas pemeriksaan THT secara gratis.
Dalam arahannya, Zulkifli yang juga Pembina BKMT Kota Sabang mengingatkan bahwa masa lanjut usia sebaiknya diisi dengan memperbanyak amal kebaikan dan ibadah. Ia mengajak peserta menjalani kehidupan dengan tenang, tidak larut dalam beban pikiran, serta memanfaatkan waktu untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Ia juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam beribadah, memperbanyak istigfar dan selawat, serta membiasakan diri bersedekah sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama.
“Seperti yang disebutkan dr. Edi tadi, ada hal-hal terkait pola hidup sehat yang mungkin selama ini belum kita ketahui, padahal sangat dibutuhkan oleh para ibu. Karena itu, kegiatan seperti ini penting agar para lansia mendapatkan pengetahuan baru, sekaligus kesempatan untuk menikmati kebersamaan dan melakukan aktivitas yang positif,” ujar Zulkifli.
Wali Kota juga mengingatkan generasi muda agar menghormati, menyayangi, dan memberikan perhatian kepada orang tua, khususnya mereka yang telah berusia 60 tahun ke atas. Menurutnya, keberadaan lansia memiliki arti penting bagi keluarga dan masyarakat sehingga kebahagiaan serta kesejahteraan mereka perlu menjadi perhatian bersama.
“Orang tua sangat berarti bagi keluarga dan masyarakat. Harapan kita, anak-anak dapat menjaga dan menghargai orang tuanya, tidak menyakiti hati mereka, serta memberikan kebahagiaan. Bagi para lansia sendiri, jalani hari-hari dengan bahagia, jangan terlalu banyak stres dan jangan merasa menjadi beban bagi anak maupun keluarga,” pesannya.
Zulkifli berharap seminar dan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan jika memungkinkan setiap bulan. Dengan demikian, para lansia memiliki ruang untuk bersilaturahmi, memperoleh pengetahuan, menikmati kebersamaan, serta mengikuti aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sabang berharap masyarakat lanjut usia semakin termotivasi menjalani masa tua dengan optimisme, menjaga kesehatan, dan tetap aktif mengambil peran dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









