ACEH UTARA – Musibah kebakaran yang menimpa Dayah Terpadu Nurul Islam di Desa Rayek Matang, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, mengundang keprihatinan berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengajak masyarakat, dermawan, lembaga sosial, dan pihak terkait untuk bersama-sama membantu meringankan beban keluarga besar dayah tersebut.
Ajakan kepedulian itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi, saat mengunjungi lokasi kebakaran atas perintah langsung Bupati Aceh Utara, Ayahwa, Selasa (3/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Tgk. Muhammad Yunus menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan menegaskan bahwa keberlangsungan pendidikan para santri harus menjadi perhatian bersama.
“Kita menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa keluarga besar dayah. Karena, dayah bukan sekadar tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan masa depan generasi umat Aceh Utara dan sekitarnya,” ungkap Tgk. Muhammad Yunus.
Menurutnya, kebakaran tersebut menjadi ujian berat bagi pimpinan dayah, dewan guru, santri, serta seluruh keluarga besar Dayah Terpadu Nurul Islam. Karena itu, ia berharap seluruh pihak tetap tabah dan diberikan kekuatan untuk melewati musibah tersebut.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pendidikan Dayah akan berupaya memberikan perhatian terhadap kondisi dayah pascakebakaran, sesuai kewenangan, ketentuan, dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Tgk. Muhammad Yunus mengatakan, perhatian terhadap dayah tidak hanya berkaitan dengan pembinaan dan pengembangan pendidikan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan lembaga ketika menghadapi kondisi sulit. Sebab, dayah memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para dermawan, lembaga sosial, dan pihak terkait untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian serta membantu meringankan beban keluarga besar dayah yang tertimpa musibah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat sangat berarti agar lembaga pendidikan tersebut dapat kembali bangkit dan kegiatan belajar serta pengajian para santri segera pulih.
“Dayah adalah milik umat. Ketika satu dayah mengalami musibah, sudah sepatutnya kita semua ikut merasakan dan memberikan dukungan. Semoga melalui kebersamaan dan gotong royong, dayah ini dapat kembali bangkit dan aktivitas pendidikan santri segera pulih,” tambah Tgk. Muhammad Yunus.
Melalui kepedulian bersama, diharapkan beban keluarga besar Dayah Terpadu Nurul Islam dapat diringankan. Dukungan pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan dayah yang selama ini berperan dalam membina generasi muda Aceh.
Penulis: Reza Fadlian
Editor: Dahlan









