Home / Parlementarial / Pemerintah

Minggu, 3 Agustus 2025 - 18:29 WIB

DPRA Minta BUMN di Aceh Bantu Percepatan Pembangunan, Ini Tujuannya

REDAKSI

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muhammad Rizky (Foto:Ist)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muhammad Rizky (Foto:Ist)

Banda Aceh – Di tengah minimnya investor di Aceh, perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di Aceh diminta untuk ikut membantu percepatan pembangunan Tanoh Rencong.

Sehingga target pembangunan yang sudah dicanang Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh) bisa tercapai nantinya.

Dorongan tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muhammad Rizky Minggu (3/8/2025).

Baca Juga :  Ketua DPRK dan Tokoh Masyarakat Berharap Proyek Jalan Jantho-Keumala Jadi Prioritas 2025

“Di Aceh, ada beberapa perusahaan milik BUMN yang beroperasi. Kita ingin mereka ikut serta membantu Pemerintah Aceh,” ujar Rizky.

“Baik dalam percepatan pembangunan maupun dalam menghadirkan kesejahteraan. Masing-masing perusahaan bisa ambil segmen masing-masing,” tambah dia.

Adapun sejumlah perusahaan BUMN yang beroperasi di Aceh yakni PT Pupuk Iskandar Muda, PT Perkebunan Nusantara I, PT Semen Indonesia Aceh, PT Angkasa Pura II, Rumah BUMN.

Baca Juga :  DPRA Komit Kawal Draf Revisi UUPA Sampai ke Nasional

Kemudian ada juga PT Pegadaian (Persero), PT PLN (Persero), PT Jasa Raharja, dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).

Jika setiap perusahaan berperan maksimal membantu pemerintah, tentu program Pemerintah Aceh akan cepat terlaksana sehingga berdampak pada hadirnya kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab Minta Dishub Operasional Kembali Transkutaraja dan Tambah Rute Baru

“Kita akui selama ini mereka berkontribusi melalui setoran PAD. Tapi kan tidak hanya itu tanggung jawabnya. Perusahaan juga bertanggung jawab membangun daerah,” imbuhnya.

Politisi Partai Golkar ini mengingatkan setiap perusahaan BUMN, termasuk perusahaan swasta lainnya agar tidak hanya mengambil keuntungan dari Aceh, tapi lupa tanggung jawab moril terhadap pembangunan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Komisi VI DPRA Tinjau Sarana dan Prasarana Pendidikan di Aceh Tamiang

Ekonomi

DPMPTSP Aceh Raih Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 90,19 Kategori Sangat Baik

Daerah

DPRA Minta Pemerintah Serius Tangani Permasalahan TPPO  

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Apresiasi MoU Antara Pemkab dan Kejaksaan Negeri Aceh Besar

Parlementarial

Anggota DPRA Khalid Salurkan Gaji Pokok untuk 1.000 Anak Yatim/Piatu di Pidie dan Pidie Jaya

Aceh

Pemerintah Aceh dan Kejati Aceh Teken Nota Kesepakatan Pidana Kerja Sosial ‎

Aceh Besar

Perkuat Fungsi Kehumasan,  Pemkab Aceh Besar Gelar Rakor Lintas OPD

Pemerintah

Kadisdikbud Aceh Besar Tutup Pelatihan Metode Pengajaran dan Pembelajaran