Home / Daerah

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:40 WIB

13 Gampong di Aceh Masih Gelap Pascabencana, PLN Andalkan Genset Darurat

Redaksi

Petugas PLN melakukan pengecekan genset darurat di salah satu gampong terdampak bencana di Aceh guna memastikan pasokan listrik tetap tersedia bagi warga.(10/2/2026).

Petugas PLN melakukan pengecekan genset darurat di salah satu gampong terdampak bencana di Aceh guna memastikan pasokan listrik tetap tersedia bagi warga.(10/2/2026).

ACEH — Meski sebagian besar wilayah Aceh telah kembali menikmati aliran listrik pascabencana yang melanda pada akhir November 2025, namun hingga kini masih terdapat 13 desa (gampong) yang belum teraliri listrik secara normal. Untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan, PLN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiagakan genset darurat sebagai sumber listrik sementara.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, mengatakan bahwa proses pemulihan jaringan listrik terus dilakukan secara bertahap. Namun, kondisi geografis dan keterbatasan akses menjadi tantangan utama di sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda lantik 78 anak yatim menjadi Prajurit TNI AD

“PLN mencatat masih terdapat 13 desa yang belum teraliri listrik secara permanen,” ujar Eddi dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Belasan gampong tersebut tersebar di beberapa kabupaten di Aceh. Delapan desa berada di Kabupaten Aceh Tengah, sementara masing-masing satu desa berada di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Barat, dan Aceh Tamiang.

Menurut Eddi, meskipun jaringan distribusi belum sepenuhnya pulih, masyarakat di desa-desa tersebut tidak dibiarkan tanpa pasokan listrik. PLN memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi melalui penggunaan genset darurat yang disalurkan bersama Kementerian ESDM.

“Kehadiran genset darurat menjadi solusi sementara agar aktivitas masyarakat, seperti penerangan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya tetap berjalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Tinjau Kedatangan Bantuan Logistik di Bandara Malikussaleh Aceh Utara

Secara keseluruhan, PLN mencatat sebanyak 6.487 desa atau sekitar 99,8 persen wilayah di Aceh telah kembali menikmati aliran listrik pascabencana. Namun, pemulihan di sejumlah titik terhambat oleh kerusakan infrastruktur pendukung.

Eddi mengungkapkan, bencana yang terjadi menyebabkan 171 titik longsor menutup akses jalan menuju wilayah terpencil, serta 14 jembatan rusak. Kondisi ini menghambat mobilisasi alat berat dan distribusi material kelistrikan ke lokasi terdampak.

“Pemulihan jaringan permanen sangat bergantung pada kondisi jalan dan jembatan. Keselamatan petugas menjadi prioritas utama kami,” tegas Eddi.

Baca Juga :  Polisi Serahkan Tersangka Penembakan ke Jaksa

Untuk mengatasi kendala tersebut, PLN terus menjalin koordinasi intensif dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah guna membuka akses ke wilayah yang masih terisolasi. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan jaringan listrik secara permanen.

“Sambil menunggu akses terbuka, kami memastikan warga di 13 desa tersebut tetap mendapatkan pasokan listrik melalui genset cadangan yang telah disiagakan,” tambahnya.

PLN menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pemulihan jaringan listrik di seluruh wilayah Aceh secepat mungkin, seiring dengan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang terdampak bencana.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Wagub Acèh Fadhlullah Silaturahmi ke Dayah di Pidie

Daerah

Wagub Fadhlullah Tampung Keluhan Pemilik Lahan Garapan di Jalan Tol Seksi Padang Tiji-Seulimuem

Aceh

Sekda Aceh Tinjau Pembangunan Gedung Utama MTQ Provinsi di Pijay : Progresnya Capai 91 Persen 

Berita

Perkuat Sinergi antar BUMN, FKBUMN Aceh Gelar Halal Bihalal di Gedung Landmark BSI Aceh

Daerah

Wakapolda Aceh Tinjau Progres Pembangunan Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Daerah

Jalur KKA Bener Meriah–Aceh Utara Rusak Parah, Kendaraan Terbalik dan Korban Berjatuhan

Daerah

Babinsa Kodim 0118/Agara bersihkan material banjir di Ketambe, Aceh Tenggara

Daerah

Pelatihan Jurnalistik Kwartir Cabang Pramuka Aceh Barat: Bekali Adik-Adik Pramuka Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Digital