Home / Berita / Daerah

Sabtu, 26 April 2025 - 11:41 WIB

Pangdam Iskandar Muda lantik 78 anak yatim menjadi Prajurit TNI AD

REDAKSI

Aceh Besar – Sebanyak 670 prajurit Tamtama TNI Angkatan Darat resmi dilantik dan disumpah menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2025. Upacara yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Rindam Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Jumat (25/4/2025), dan dipimpin langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), selaku Inspektur Upacara.

 

Upacara penutupan pendidikan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan dasar militer yang telah dijalani oleh para prajurit muda. Para lulusan telah ditempa secara fisik dan mental untuk menjadi prajurit TNI AD yang profesional, tangguh, dan berkarakter.

 

Baca Juga :  Syech Muharram: Semua Warga Aceh Besar Memiliki Hak dan Tanggung Jawab yang Sama

Pangdam IM menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh prajurit yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. “Hari ini merupakan tonggak awal dari pengabdian kalian sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Jadilah prajurit yang setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap langkah pengabdian,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal.

 

Lebih lanjut, Pangdam IM menegaskan bahwa institusi TNI AD merupakan milik seluruh rakyat Indonesia, tanpa membedakan latar belakang sosial, suku, agama, atau kondisi ekonomi. “TNI terbuka bagi semua anak bangsa. Tidak ada pungutan biaya dalam proses penerimaan prajurit TNI. Siapa pun yang memiliki semangat, disiplin, dan loyalitas kepada negara, memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari TNI AD,” tegasnya.

Baca Juga :  SPS Aceh Audiensi dengan Pj Gubernur Terkait HUT dan Rakernas

 

Hal ini dibuktikan dengan adanya 78 orang anak yatim yang turut dilantik sebagai Prada dalam upacara kali ini. Kehadiran mereka menjadi simbol semangat juang yang luar biasa serta keteguhan hati dalam menempuh jalan pengabdian. Pangdam IM secara khusus menyampaikan pesan kepada mereka untuk tidak merasa minder dan terus berprestasi dalam tugas-tugas selanjutnya. “Kalian harus bangga, karena telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita. Jadikan status sebagai anak yatim sebagai motivasi untuk menjadi prajurit yang hebat dan berdedikasi,” ungkap Pangdam.

 

Sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, dalam kesempatan tersebut Pangdam IM juga menyerahkan santunan kepada 28 anak yatim dari lingkungan sekitar Rindam IM. Kegiatan ini berlangsung di sela-sela upacara dalam suasana penuh kehangatan dan haru. Santunan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para anak yatim dan menjadi contoh nyata bagi para prajurit muda tentang pentingnya memiliki empati dan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Irfansyah: DPRA Tetapkan Raqan Prolega Prioritas 2025

 

Upacara ini turut dihadiri oleh Ketua Persit KCK Daerah IM beserta pengurus, sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat, antara lain Kasdam IM, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam IM, para Asisten Kasdam IM, para Komandan/Kabalakdam IM, Bupati Aceh Besar, Kapolres Aceh Besar, Kepala SPN Polda Aceh, Camat Darul Imarah dan para keuchik di wilayah sekitar.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Aceh Besar dan Kapolres AKBP Sujoko Ikuti Rakor Ketahanan Pangan Bersama Polri dan Mentan RI

Daerah

Prajurit Kodam IM Gotong Royong Bersihkan Puskesmas Manyak Payed Aceh Tamiang Pascabanjir

Berita

BSI Dukung Penegakan Hukum Terhadap Oknum Pegawai

Daerah

Wagub Fadhlullah Ziarahi Makam Aba Asnawi Lamno

Aceh Besar

Disperpusip Aceh Besar Bekali 50 Peserta Lomba Video Konten Literasi

Daerah

Marlina Lantik Istri Wali Kota Sabang Nuri Zulkifli Sebagai Ketua pada Empat Organisasi 

Berita

Bupati Syech Muharram Minta Konten Kreator Promosikan Produk Industri Rumahan Aceh Besar

Berita

Penunjukan Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Aceh Masih dalam Tahap Kajian