Home / Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:56 WIB

3.000 Penerima Manfaat MBG di Simeulue Belum Terjangkau Program

REDAKSI

Sekitar 3.000 penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Simeulue belum menerima bantuan karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T belum beroperasi.

Sekitar 3.000 penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Simeulue belum menerima bantuan karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T belum beroperasi.

SIMEULUE — Sekitar 3.000 penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Simeulue hingga kini belum menerima bantuan tersebut. Belum meratanya penyaluran program di kawasan kepulauan ini disebabkan oleh belum beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terpencil.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Simeulue, Elysa Wulandari, menjelaskan bahwa fasilitas bangunan dapur di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebenarnya telah selesai dibangun sesuai petunjuk teknis BGN Pusat. Namun, operasinya terhambat oleh kejelasan pendanaan.

Baca Juga :  Staf Ahli Bupati Ajak Masyarakat Indrapuri Serius Ikuti Musrenbang RKPD 2027

“Komitmen pendanaan dari BGN Pusat untuk SPPG di wilayah 3T belum ada. Skema pendanaan dapur di daerah 3T berbeda dengan wilayah daratan Pulau Simeulue. Hingga saat ini belum ada kepastian operasional kendati fasilitasnya sudah siap,” ujar Elysa pada Jumat.

Pengawasan dan Tata Kelola Semakin Ketat

Di sisi lain, sistem pengawasan SPPG dinilai semakin membaik. BGN Pusat kini menyediakan aplikasi khusus untuk memilah dan menindaklanjuti laporan masalah di setiap unit pelayanan.

Baca Juga :  Bantuan Pascabencana untuk Aceh Tamiang Capai Rp 21,1 Miliar

Sanksi tegas juga disiapkan bagi pengelola yang melanggar ketentuan. Menurut Elysa, SPPG yang tidak mematuhi prosedur BGN akan dikenakan surat peringatan (SP) 1 hingga 3, bahkan hingga penangguhan (suspend).

Penanggung Jawab BGN Kabupaten Simeulue, Zainudin, menambahkan bahwa pengawasan yang ketat ini mendorong tata kelola SPPG di daerahnya menjadi lebih teratur sejak adanya kepemimpinan baru di BGN Pusat.

Target Operasional SPPG di Simeulue

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Perubahan APBA 2025 di DPR Aceh

Saat ini, tercatat ada 11 unit SPPG yang telah beroperasi dengan baik di Kabupaten Simeulue. Selain itu, terdapat dua unit SPPG dalam tahap persiapan dan lima unit SPPG disiapkan khusus untuk wilayah 3T.

Zainudin optimistis, jika seluruh fasilitas tersebut resmi beroperasi, total SPPG di Simeulue akan bertambah menjadi 18 unit. Penambahan ini diharapkan dapat menjangkau seluruh masyarakat yang berhak menerima bantuan MBG secara merata.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRA Minta BUMN di Aceh Bantu Percepatan Pembangunan, Ini Tujuannya

Pemerintah

Dishub Aceh Gelar Apel Kesiapan Rampcheck Sambut Angkutan Lebaran 2026

Nasional

BNPB Catat Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah, Aceh Masih Terdampak Terparah

Parlementarial

Komisi I DPRA dan SMSI Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Informasi Publik

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal: 20 Tahun Tsunami Momentum Refleksi & Solidaritas Global

Aceh Besar

Dinkes Aceh Besar Gelar KIE Keamanan Pangan

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Berita

Komisi I DPRA Soroti Desa Terisolir di Aceh Utara Pasca Bencana