Home / Ekbis / Pemerintah Aceh

Rabu, 13 Agustus 2025 - 14:49 WIB

Sebut Sawit Aceh Bebas Deforestasi, Wagub Ajak Perusahaan Global Investasi di Aceh

REDAKSI

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah memberikan sambutan pada peluncuran dan deklarasi kemitraan kelapa sawit berkelanjutan Aceh di hotel hermes, Banda Aceh, (13/8/3025). Foto; Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah memberikan sambutan pada peluncuran dan deklarasi kemitraan kelapa sawit berkelanjutan Aceh di hotel hermes, Banda Aceh, (13/8/3025). Foto; Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah mengatakan, seluruh kebun kelapa sawit di Aceh bebas dari wilayah deforestasi. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pemilik perusahaan global untuk membeli sawit Aceh dan memulai investasi membangun pabrik hilirisasi komoditas tersebut.

Hal tersebut disampaikan Wagub Fadhlullah dalam forum peluncuran kelompok kerja kemitraan kelapa sawit berkelanjutan yang digelar Yayasan Inisiatif Dagang Hijau di Hotel Hermes Palace, Rabu, (13/8/2025).

Forum tersebut diikuti oleh para pimpinan dan perwakilan perusahaan yang

bergerak di bidang industri kelapa sawit, diantaranya Unilever, Pepsico, Nestle, Mars, Mondelez, Musim Mas, Apical,

Permata Hijau Group dan Sinar Mas. Kemudian hadir juga para pimpinan lembaga mitra Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, Forum Konservasi Leuser dan para pejabat dari Kementerian/Lembaga.

Baca Juga :  Mualem Santuni 3.000 Anak Yatim di Aceh Barat, Nagan Raya, dan Abdya

Fadhlullah mengharapkan, lewat forum tersebut kepercayaan perusahaan global meningkat untuk Aceh. Ia berharap akan lebih banyak investasi hijau yang dikembangkan di Aceh, sehingga berdampak kepada lingkungan yang lebih baik, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Mari berkolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat Aceh, dalam upaya mewujudkan visi kelapa sawit berkelanjutan di Aceh,” kata Fadhlullah.

Wagub mengatakan, pihaknya berkomitmen merespon permintaan pasar kelapa sawit global guna mewujudkan rantai pasok bebas deforestasi dan inklusif terhadap petani. Oleh sebab itu, Pemerintah Aceh telah menetapkan dua kebijakan utama, yaitu: peta jalan kelapa sawit berkelanjutan tahun 2023-2045 yang ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 9 Tahun 2024, serta rencana aksi daerah kelapa sawit berkelanjutan Aceh 2023-2026 yang ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Nomor 17 Tahun 2024.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas 2025, Wagub Aceh Ajak Semua Pihak Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

“Namun demikian, Aceh belum memiliki satupun industri hilir yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha sawit. Padahal Aceh saat ini menghasilkan lebih dari satu juta ton minyak kelapa sawit mentah atau CPO setiap tahunnya. Jumlah ini menyumbang sekitar 2,41% dari total produksi CPO nasional,” sebut Wakil Gubernur Aceh itu.

Untuk mendukung iklim investasi di Aceh, kata Fadhlullah, pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki dan memperkuat infrastruktur. Saat ini Aceh memiliki 1 bandara international, 10 bandara lokal, 5 pelabuhan perikanan international dan 5

Baca Juga :  Muzakir Manaf Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh

pelabunan domestik, 1 gas engine power plant, 1 hydropower, 1 steam power, 1 interkoneksi, serta 23 perusahaan air minum.

“Saat ini Pemerintah sedang melakukan pembangunan jalan tol yang menghubungkan ibukota provinsi Aceh dengan perbatasan Sumatera Utara. Progress jalan tol saat ini baru sampai kabupaten Pidie. Dalam 4 tahun ke depan diharapkan jalan tol Aceh sudah terhubung dengan jalan tol lintas Sumatera,” kata Wagub yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Aceh itu.

Di samping itu, Pemerintah Aceh juga sedang memperjuangkan peningkatan infrastruktur wilayah barat selatan Aceh, terutama pembangunan terowongan yang menghubungkan Gunung Paro-Kulu dan Geurutee. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Ajak Orang Tua Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Nasional

Mualem Dukung Kebijakan Swasembada Pangan Presiden Prabowo

Berita

Plt Sekda: Pemerintah Aceh Berkomitmen Dukung Percepatan Ekspor Komoditas Unggulan

Daerah

Memorial Living Park Diresmikan, Wagub Minta Pemerintah Pusat Tunaikan Kompensasi untuk Semua Korban DOMĀ 

Daerah

Mualem Serahkan Usulan Pembangunan Terowongan Geurutee ke Menteri PPN/Bappenas

Nasional

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terima Penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman

Berita

Gubernur Aceh Luncurkan Aplikasi SIKULA, Dorong Digitalisasi Pengelolaan Tugas Belajar ASN

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Dampingi Mendagri Serahkan Bantuan Pascabanjir di Aceh Tamiang dan Aceh Timur