Home / Berita / Pemerintah Aceh

Jumat, 2 Mei 2025 - 10:35 WIB

Peringati Hardiknas 2025, Wagub Aceh Ajak Semua Pihak Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

REDAKSI

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menjadi inspektur upacara pada apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Jumat (2/5/2025). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh ratusan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menjadi inspektur upacara pada apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Jumat (2/5/2025). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh ratusan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menjadi inspektur upacara pada apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Jumat (2/5/2025). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh ratusan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi.

Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei, merupakan momen penting dalam dunia pendidikan nasional untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi antara peserta didik, pendidik, orang tua, pemerintah, hingga masyarakat luas dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan merata di seluruh Indonesia, tanpa diskriminasi.

Wakil Gubernur Aceh yang membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Menengah dan Dasar, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga :  Ambulans Udara Disiagakan untuk Situasi Genting saat Arus Mudik di Tol Trans Jawa

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa,” ujar Fadhlullah.

Wagub Fadhlullah juga mengingatkan bahwa pendidikan adalah hak asasi setiap warga negara. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, setiap anak berhak atas pendidikan yang bermutu tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, lokasi geografis, atau kondisi ekonomi.

Pendidikan, kata Fadhlullah, adalah proses membangun kepribadian, akhlak mulia, dan peradaban bangsa. Ia menjadi sarana mobilitas sosial yang mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Gelar Acara Syukuran HUT Satpam ke-44, Ini Pesan dan Harapan Kapolres

Wakil Gubernur juga menyoroti perhatian serius pemerintah terhadap sektor pendidikan. Ia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam Asta Cita keempat, yakni membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur.

“Presiden Prabowo berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Beliau mendorong revitalisasi sarana pendidikan, pembelajaran digital, serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru,” ujar Fadhlullah.

Ia menekankan bahwa guru adalah agen pembelajaran dan agen peradaban. Mereka tidak hanya berperan sebagai fasilitator di ruang kelas, tetapi juga sebagai mentor dan pembimbing moral para murid.

Dalam pidatonya, Fadhlullah juga menyampaikan berbagai kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan Menengah dan Dasar sejak Oktober 2024.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Tinjau Verifikasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Kuta Baro dan Montasik

Di antara kebijakan itu adalah Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Tes Kemampuan Akademik, Penguatan pembelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial (AI), dan Pendidikan karakter melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

Ada pula program “Pagi Ceria” yang mencakup senam anak Indonesia, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Untuk anak-anak usia dini, Kementerian juga meluncurkan Album Kicau berisi lagu anak-anak untuk memperkuat pembentukan karakter sejak dini.

Wakil Gubernur Fadhlullah juga mengajak seluruh elemen masyarakat fi Aceh untuk turut serta dalam mendukung pendidikan nasional.

“Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, mari kita saling bergandeng tangan, bahu-membahu, dan bergotong royong mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” kata Fadhlullah. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Syech Muharram Peusijuek 425 Jamaah Calon Haji Aceh Besar

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Perpanjang Kerja Sama Operasional KMP Aceh Hebat 3 dengan ASDP

Pemerintah Aceh

Mualem-Dek Fadh: Terima Kasih Presiden, Bantuan Sapi Meugang Kedua Kali, Wujud Kepedulian Presiden untuk Aceh ‎

Berita

Gubernur Aceh Luncurkan Aplikasi SIKULA, Dorong Digitalisasi Pengelolaan Tugas Belajar ASN

Daerah

Mualem Lepas 10 Mobil Offroad Bawa Sembako ke Daerah Terisolasi di Gayo Lues

Pemerintah Aceh

Plt Sekda Aceh Buka Peluncuran Versi Bahasa Inggris Buku Peularaa Damee

Berita

Bupati Aceh Besar Serahkan Rancangan KUA dan PPAS APBK Tahun Anggaran 2026 kepada DPRK Aceh Besar

Berita

Pangdam IM Ajak Warga Aceh Jaga keamanan dan Ketertiban Menjelang Malam Pergantian Tahun