Home / Aceh / Polri

Sabtu, 29 November 2025 - 13:24 WIB

Polda Aceh Bekerja Sama dengan SPGG Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir

REDAKSI

Banda Aceh — Polda Aceh dan polres jajaran terus bergerak untuk membantu masyarakat terdampak banjir di sejumlah kabupaten/kota dengan mendirikan dapur umum yang bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPGG) terdekat.

Langkah ini dilakukan sebagai wujud respons tanggap darurat demi memastikan kebutuhan makanan masyarakat tetap terpenuhi di tengah keterbatasan akibat bencana baik banjir maupun longsor.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, pendirian dapur umum tersebut merupakan upaya terpadu untuk menjamin keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi bencana.

Baca Juga :  Dua Dekade Pasca-MoU Helsinki, Wali Nanggroe: Aceh Belum Berkembang

“Ini situasi darurat, dan bagaimanapun keselamatan masyarakat kita utamakan. Polda Aceh memanfaatkan semua sumber daya yang kita miliki saat ini, bersinergi dengan SPGG dan elemen terkait untuk memastikan bantuan segera sampai kepada warga,” ujar Joko dalam rilisnya, Sabtu, 29 November 2025.

Dapur umum ini beroperasi di titik-titik pengungsian atau wilayah terdampak bencana dengan menyiapkan makanan bagi warga yang rumahnya terendam atau terisolasi. Dalam pelaksanaan, personel Polri dengan tenaga SPGG bekerja sama untuk memasak dan mendistribusikan makanan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Baca Juga :  Diutus Polresta Banda Aceh, Gampong Rima Jeneu Ikut Lomba Kampung Bebas dari Narkoba Polda Aceh

Menurut Joko, kerja sama dengan SPGG ini sangat membantu dalam memastikan bahwa makanan yang disajikan tetap memenuhi standar gizi darurat, sehingga warga tetap mendapatkan asupan yang layak meski dalam kondisi krisis.

“Ini bukan hanya soal menyediakan kebutuhan makanan, tetapi upaya untuk memastikan gizi warga tetap terjaga,” katanya.

Selain mendirikan dapur umum, Polda Aceh juga telah mengerahkan peralatan SAR, perahu karet, serta personel BKO ke wilayah-wilayah yang memiliki dampak bencana paling parah. Upaya evakuasi pun terus dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terperangkap banjir maupun kekurangan kebutuhan dasar.

Baca Juga :  BTC Polda Aceh Juara Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2025

“Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat. Kita berupaya semaksimal mungkin menggunakan segala kemampuan yang ada, dari logistik, personel, hingga peralatan SAR. Semua digerakkan demi menjaga keselamatan dan memastikan warga tetap aman,” kata abituren Akabri 1994 itu.

Di samping itu, Joko juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak segan meminta bantuan jika membutuhkan pertolongan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Ikuti SOTK Baru, 610 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemerintah Aceh Dikukuhkan 

Polri

Kapolda Aceh Berikan Arahan kepada Personel Biro SDM Polda Aceh Jelang Rekrutmen Polri 2026

Aceh

Pasca Pertama M 5,0, Sabang Diguncang 8 Kali Gempa Susulan

Aceh

Kadisdik Aceh Kawal Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan di Aceh Besar

Polri

54 Personel Dimutasi, Polri Perkuat Profesionalisme dan Pembinaan Karier

Polri

PPNS dalam Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh Terima Sosialisasi Penerapan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2025 Tentang KUHAP

Aceh

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Aceh

Gas Melon Mahal dan Langka, Wakil Ketua Komisi III DPRA Desak Pertamina Tingkatkan Pengawasan