Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:25 WIB

Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

REDAKSI

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., bersama Asisten I Sekda Aceh, Syakir, memantau kegiatan gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh membersihkan sekolah-sekolah dari lumpur sisa banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026)

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., bersama Asisten I Sekda Aceh, Syakir, memantau kegiatan gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh membersihkan sekolah-sekolah dari lumpur sisa banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026)

Aceh Tamiang – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meninjau langsung aksi gotong royong massal yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026).

Aksi ini difokuskan pada pembersihan material lumpur sisa banjir di sejumlah fasilitas pendidikan.

Dalam kunjungannya, Sekda M. Nasir di dampingi Asisten 1 Bidang Pemerintahan , Drs. Syakir memantau beberapa titik lokasi, di antaranya TK Negeri 1 Pembina Kuala Simpang, SMKN 1 Kuala Simpang, dan SDN 4 Kuala Simpang. Kehadiran para ASN ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan fasilitas publik agar dapat segera digunakan kembali.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf Ingatkan, Atasi Banjir di Aceh Tenggara jangan ada suara Chainsaw di Hutan

​”Kami ingin memastikan sarana pendidikan kembali bersih dan layak digunakan. Fokus utama adalah membersihkan sisa lumpur agar lingkungan sekolah kembali sehat,” ujar M. Nasir di sela-sela kegiatannya.

Kemudian Sekda Aceh, M. Nasir juga menyisir sejumlah sarana publik lainnya yang mengalami kerusakan pascabencana. Peninjauan ini dilakukan untuk mendata kerusakan infrastruktur guna langkah perbaikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Keluarkan Instruksi Gubernur Terkait Penataan dan Penertiban Perizinan Sektor Sumber Daya Alam

Meski beberapa sekolah sempat terdampak cukup parah oleh genangan air dan lumpur, Pemerintah Aceh memastikan hal tersebut tidak akan menghambat hak belajar siswa.

M. Nasir menegaskan bahwa proses belajar mengajar (PBM) di wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang akan tetap berjalan sesuai jadwal. Format pelaksanaan PBM disesuaikankan dengan kondisi masing-masing wilayah.

“Kami memastikan bahwa proses belajar mengajar ini akan tetap berlanjut mulai besok, Senin, 5 Januari 2026 dengan format yang disesuaikan, ” kata M. Nasir.

Baca Juga :  Wagub Sapa Supir Truk Pelat Luar Aceh di Puncak Gurutee, Beri Jajan Makan Siang 

Menurutnya, ​kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Aceh dalam menangani dampak bencana, guna menjamin pelayanan publik dan aktivitas pendidikan tidak lumpuh terlalu lama pascabanjir.

​”Guru tetap mengajar bukan hanya untuk mengejar kurikulum, tetapi karena mereka memiliki peran penting dalam aspek psikososial siswa. Kehadiran guru bersama siswa, serta berkumpulnya para siswa akan membantu memulihkan kondisi emosional mereka setelah menghadapi bencana,” pungkasnya. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Bank Aceh Bagikan Dividen Tahun 2024 sebesar Rp 300 Miliar

Berita

Pemerintah Aceh dan Kemenko Kumham Imipas Gelar Pertemuan, Bahas Peresmian Memorial Living Park

Berita

Gubernur Aceh dalam Kondisi Sehat dan Baik

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Imbau Seluruh Masjid Laksanakan Shalat Ghaib untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera

Pemerintah Aceh

Percepat kordinasi dan informasi penyaluran bantuan, Pemerintah Aceh bantuk Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh

Pemerintah Aceh

Lantik Kepala SKPA, Gubernur Mualem Ingatkan Percepatan Serapan Anggaran

Pemerintah

Marlina Usman Pimpin Rapat Bantuan Rumah Layak Huni

Pemerintah Aceh

Wagub Serahkan Penghargaan untuk Wartawan Peliput Proses Perdamaian Aceh