Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menerima kunjungan kerja dan koordinasi lintas sektor dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam rangka memperkuat sinergi pembangunan sektor kesehatan di Aceh. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Ketua DPRA, Banda Aceh, Selasa (6 Januari 2026).
Kunjungan ini secara khusus membahas dukungan politik dan penganggaran untuk percepatan pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Aceh Barat yang direncanakan menjadi rumah sakit rujukan utama bagi wilayah Barat–Selatan Aceh. Kehadiran RS Regional ini dinilai sangat strategis dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke wilayah lain di Aceh maupun ke luar provinsi.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten II, unsur pimpinan dan anggota DPRK Aceh Barat, Kepala Dinas Kesehatan, manajemen RSUD Cut Nyak Dhien, serta Ketua Dewan Pengawas RSUD Cut Nyak Dhien. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Aceh Barat memaparkan progres pembangunan, kebutuhan lanjutan, serta tantangan yang dihadapi dalam merealisasikan RS Regional sesuai standar pelayanan rumah sakit rujukan.
Sementara itu, dari pihak DPRA, pertemuan dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRA, anggota Komisi V yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan rakyat, para Ketua Fraksi, serta Sekretaris DPRA. Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk menyelaraskan perencanaan daerah dengan kebijakan dan kemampuan fiskal Pemerintah Aceh.
Dalam pemaparannya, Pemkab Aceh Barat menegaskan bahwa pembangunan RS Regional Aceh Barat ditargetkan dapat diselesaikan dan diresmikan pada tahun 2028. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan dukungan anggaran yang berkelanjutan serta komitmen bersama antara pemerintah kabupaten, Pemerintah Aceh, dan DPRA sebagai lembaga legislatif.
Menanggapi hal tersebut, pimpinan dan anggota DPRA menyampaikan dukungan dan komitmen untuk mengawal percepatan pembangunan RS Regional Aceh Barat. DPRA menilai pembangunan rumah sakit rujukan regional ini sebagai program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pemerataan pelayanan kesehatan di Aceh, khususnya di kawasan Barat–Selatan.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, DPRA akan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan Pemerintah Aceh guna membahas secara lebih mendalam realisasi dukungan anggaran, skema pembiayaan, serta langkah-langkah konkret agar pembangunan RS Regional Aceh Barat dapat berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. [Adv]
Editor: Redaksi









