Kairo — Mahasiswi asal Indonesia, Yelly Putriyani, berhasil mencuri perhatian publik internasional dalam prosesi wisuda akbar di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, salah satu kampus Islam tertua dan paling bergengsi di dunia, (31/01/2026).
Yelly, yang berasal dari Balaigurah, Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendadak menjadi buah bibir di seantero Mesir setelah dirinya terpilih sebagai perwakilan mahasiswi asing untuk menyampaikan pidato resmi dalam acara wisuda Universitas Al-Azhar.
Momen tersebut menjadi istimewa bukan hanya karena ia tampil di hadapan ribuan wisudawan dan sivitas akademika, tetapi juga karena sosok Yelly dianggap mencerminkan keberhasilan mahasiswa internasional yang mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di pusat peradaban Islam dunia.
Terpilih Berkat Prestasi Gemilang
Terpilihnya Yelly untuk memberikan sambutan dalam acara besar tersebut tidak lepas dari prestasi akademik dan spiritual yang ia raih selama menempuh studi di Mesir.
Salah satu pencapaian yang paling membanggakan adalah ketika Yelly berhasil meraih juara pertama lomba tahfiz Al-Qur’an tingkat internasional di Mesir, mengalahkan lebih dari 70 peserta dari berbagai negara, di antaranya Thailand, Mesir, Nigeria, dan negara-negara lainnya.
Prestasi itu menjadikan namanya semakin dikenal di lingkungan Al-Azhar serta di kalangan mahasiswa asing.
Pidato Mengharukan dengan Bahasa Arab Fasih
Sebagai alumni Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek angkatan 2021, Yelly dikenal memiliki kemampuan bahasa Arab yang sangat baik.
Dalam pidatonya, ia menyampaikan sambutan dengan bahasa Arab yang fasih, penuh makna, dan menyentuh hati. Ia merangkum perjalanan panjang studinya, perjuangan menuntut ilmu jauh dari tanah air, serta berbagai tantangan yang harus dihadapi selama berada di Mesir.
Suasana wisuda pun berubah haru ketika Yelly mengungkapkan rasa syukur atas kelulusannya dan menyampaikan terima kasih mendalam kepada para guru, pembimbing, dan semua pihak yang telah membimbingnya selama menempuh pendidikan di Al-Azhar.
Pesan Tentang Hormat dan Perjuangan Menuntut Ilmu
Pidato Yelly bukan sekadar sambutan seremonial. Ia menyampaikan pesan sederhana namun sarat makna tentang perjuangan, pengorbanan, serta pentingnya menghormati guru dalam perjalanan menuntut ilmu.
Tak sedikit wisudawan dan hadirin yang terlihat menitikkan air mata, tersentuh oleh kata-kata yang lahir dari ketulusan dan pengalaman nyata seorang santri Indonesia di negeri orang.
Diliput Media Internasional Aljazeera Mesir
Momen bersejarah tersebut bahkan mendapat perhatian luas hingga diliput oleh media internasional Aljazeera Mesir, yang menayangkan pidato Yelly sebagai salah satu bagian paling berkesan dalam prosesi wisuda Universitas Al-Azhar tahun ini.
Kelulusan Yelly Putriyani tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi keluarga, masyarakat Sumatera Barat, serta bangsa Indonesia.
Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanah Air bahwa menuntut ilmu hingga ke pusat peradaban Islam dunia bukanlah mimpi yang mustahil, selama dibarengi tekad, doa, dan kerja keras.(**)
Editor: Redaksi









