Home / Parlementarial

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WIB

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Potong Gaji Desember untuk Bantu Korban Banjir Aceh

Redaksi

PKS Potong Gaji — Anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh berfoto bersama di Posko Peduli Banjir Aceh DPD PKS Banda Aceh usai menyerahkan bantuan hasil pemotongan gaji Desember 2025 untuk korban banjir di sejumlah wilayah Aceh, Senin (1/12/2025).

PKS Potong Gaji — Anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh berfoto bersama di Posko Peduli Banjir Aceh DPD PKS Banda Aceh usai menyerahkan bantuan hasil pemotongan gaji Desember 2025 untuk korban banjir di sejumlah wilayah Aceh, Senin (1/12/2025).

Banda Aceh — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh ditunjukkan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRK Banda Aceh. Seluruh anggota fraksi tersebut sepakat memotong sebagian gaji bulan Desember 2025 untuk disumbangkan kepada para korban banjir.

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral wakil rakyat terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah. Dana hasil pemotongan gaji itu disalurkan melalui Posko Peduli Banjir Aceh yang dikelola DPD PKS Banda Aceh.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Melakukan Sidang Paripurna Tentang Proleg Tahun 2025

“Musibah banjir yang melanda berbagai kabupaten dan kota di Aceh telah membawa duka mendalam. Banyak saudara-saudara kita yang kehilangan anggota keluarga, rumah, serta sumber penghidupan. Karena itu, kami merasa terpanggil untuk ikut meringankan beban mereka,” ujar Tuanku Muhammad, Senin (1/12/2025).

Dana yang terkumpul dari para anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh tersebut selanjutnya akan digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan mendesak bagi korban banjir. Bantuan itu meliputi paket sembako, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan dasar lainnya yang akan disalurkan langsung ke lokasi-lokasi terdampak.

Pria yang akrab disapa Tumad ini menegaskan, bantuan tersebut mungkin tidak sebanding dengan penderitaan yang dialami para korban. Namun, langkah ini diharapkan dapat menjadi penyemangat dan bukti bahwa para wakil rakyat hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi masa sulit.

Baca Juga :  Ketua DPRA dan Wakil Gubernur Aceh Bersatu Kembali, Abu Razak: Mari Bangun Aceh Bersama

“Bantuan ini memang tidak seberapa dibandingkan dengan kesedihan dan kerugian yang dialami para korban. Namun kami berharap, apa yang kami lakukan bisa sedikit membantu dan menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, aksi solidaritas ini merupakan komitmen Fraksi PKS untuk selalu berpihak kepada kepentingan rakyat, tidak hanya melalui kebijakan dan pengawasan, tetapi juga lewat aksi nyata di lapangan.

Baca Juga :  Pertemuan Anggota DPRA bunda Salma dengan Mentri Agama RI,Dorong Syariat Islam di Aceh

Adapun anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh yang turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini yakni Tuanku Muhammad selaku Ketua Fraksi, Devi Yunita sebagai Wakil Ketua, Tgk Tarnuman MT sebagai Sekretaris, serta dua anggota lainnya, Farid Nyak Umar dan Irwansyah.

Langkah pemotongan gaji ini mendapat apresiasi sebagai bentuk nyata kepedulian wakil rakyat terhadap masyarakat Aceh yang tengah berjuang bangkit dari bencana banjir yang meluas di berbagai daerah.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Siap Lanjutkan Kursus Pelatih Sepakbola hingga Lisensi C

Parlementarial

Abdus Sabur Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Mall

Parlementarial

DPR Aceh Lakukan Kunjungan Kerja ke Pidie dan Pidie Jaya, Temukan Akses Publik Yang Perlu Perbaikan

Parlementarial

DPRA Nilai Penunjukan Muhazar Pimpin RSUDZA Sudah Tepat

Daerah

DPRA Minta Pemerintah Serius Tangani Permasalahan TPPO  

Parlementarial

DPRA Desak BPK Periksa Kembali 22 Paket Proyek di Aceh

Parlementarial

Komisi VII DPRA Desak Hukuman Lebih Berat untuk Pelaku LGBTQ di Aceh

Parlementarial

Komisi 1 DPRA Minta Pemerintah Diraja Malaysia Usut Tuntas Kasus Penembakan Warga Aceh