Home / Tni-Polri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:28 WIB

Kodim 0108/Agara bangun jembatan perintis di Desa Teger Miko Aceh Tenggara 

REDAKSI

Personel Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga Desa Teger Miko bergotong royong melakukan pengecoran pondasi tapak utama Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara, Jumat (22/5/2026).

Personel Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga Desa Teger Miko bergotong royong melakukan pengecoran pondasi tapak utama Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara, Jumat (22/5/2026).

Kutacane – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI bersama masyarakat dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (22/05/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergitas antara TNI dan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan gantung ini nantinya diharapkan mampu menjadi akses penghubung yang aman dan memadai bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial warga setempat.

Personel Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat tampak bahu-membahu melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan pembangunan jembatan. Mulai dari penggalian pondasi titik nol, pemasangan material konstruksi, hingga pengecoran pondasi tapak utama jembatan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat dan rasa kekeluargaan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan. Sebanyak 12 personel TNI diterjunkan untuk membantu percepatan pembangunan bersama masyarakat Desa Teger Miko. Meski harus bekerja di bawah terik matahari, semangat personel TNI dan warga tidak sedikit pun surut. Kekompakan dan kerja sama yang terjalin di lapangan menjadi gambaran kuatnya hubungan emosional antara aparat teritorial dengan masyarakat binaannya.

Baca Juga :  Prajurit Kodam IM Rampungkan Pemasangan Jembatan ARMCO Tahap I di Aceh Timur

Di sela-sela pekerjaan, suasana penuh keakraban juga begitu terasa. Canda tawa antara Babinsa dan warga menghiasi setiap aktivitas pembangunan, menciptakan suasana harmonis yang mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat desa yang selalu hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan warga.

Danposramil Lawe Sumur Pelda Ahmad Saan mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membuka akses transportasi yang lebih baik bagi warga di daerah pedalaman.

Menurutnya, selama ini masyarakat masih mengalami kesulitan ketika melintasi jalur penghubung, terutama saat musim hujan dan debit sungai meningkat. Dengan adanya jembatan gantung tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar.

Baca Juga :  Prajurit Kodam Iskandar Muda Bersihkan Area Pasar Kuala Simpang, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam membawa hasil pertanian, memperlancar akses ekonomi warga, serta memudahkan anak-anak menuju sekolah. Selain itu, kegiatan gotong royong seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” ujar Pelda Ahmad Saan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Teger Miko yang terus aktif membantu setiap proses pembangunan. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pekerjaan di lapangan.

Dalam pengerjaan hari ini, sejumlah tahapan teknis berhasil diselesaikan dengan baik, di antaranya penguatan pondasi dan pengecoran tapak utama jembatan yang nantinya akan menjadi dasar penyangga konstruksi jembatan gantung tersebut.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan salah satu upaya untuk membantu membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses transportasi yang lebih layak. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi desa serta mempercepat aktivitas masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan.

Baca Juga :  Borong Hasil Bumi, Satgas Yonif 112/DJ Tingkatkan Ekonomi Rakyat Di Puncak Jaya

Selain fokus pada pembangunan fisik, para Babinsa juga terus memberikan motivasi kepada masyarakat agar budaya gotong royong tetap dipertahankan sebagai warisan luhur bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Pangkat dan jabatan mungkin akan ditinggalkan di gerbang purna tugas, namun kebaikan yang ditanam di hati rakyat akan menjadi prasasti yang tidak pernah lekang oleh waktu,” menjadi pesan moral yang terus dipegang oleh para prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di tengah masyarakat.

Dengan adanya pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda tersebut, diharapkan hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan manfaat besar bagi kemajuan Desa Teger Miko dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Pendidikan Pertama Bintara TNI TA 2025 Kodam Iskandar Muda resmi ditutup

Nasional

Dedikasi Pendidikan Untuk Anak Papua, Personel Satgas Yonif 112/DJ Jadi Guru di Puncak Jaya

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Layanan Kesehatan Gratis Keliling Di Puncak Jaya

Tni-Polri

Empat Pesonel Polresta Banda Aceh Memasuki Masa Purna Bakti

Tni-Polri

TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur Resmi Dibuka, Sinergi Bangun Desa dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Nasional

Perkuat Sinergi TNI-Polri, Satgas Yonif 112/DJ Gelar Rapat Koordinasi Antara Unsur Apkam di Puncak Jaya

Tni-Polri

Percepatan Pembangunan jembatan Bailey Kodam IM Capai 53,4℅

Tni-Polri

Mengenal Briptu Kevin Hidayatullah, Polisi di Aceh yang Aktif Mengajar Ngaji di Masjid Raya Baiturrahman