Home / Ekbis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:33 WIB

Jelang Idul Adha, Pedagang Pasar Mini Gampong Leu Ue Dapat Suntikan Modal Usaha dari BUMDesma Darul Imarah

REDAKSI

Kelompok perempuan pedagang Pasar Mini BUMG Leu Ue menerima bantuan modal usaha dari BUMDesma Sejahtera Darul Imarah di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Sabtu (23/5/2026).

Kelompok perempuan pedagang Pasar Mini BUMG Leu Ue menerima bantuan modal usaha dari BUMDesma Sejahtera Darul Imarah di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Sabtu (23/5/2026).

Kota Jantho – Menjelang Idul Adha, para pedagang sayur yang tergabung dalam Kelompok Pedagang Sayur Pasar Mini Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, mendapatkan tambahan modal usaha melalui program simpan pinjam perempuan berbasis kelompok yang disalurkan Lembaga Keuangan Desa (LKD) Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Sejahtera Darul Imarah.

Penyaluran bantuan modal tersebut dilakukan di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Sabtu (23/5/2026), dengan masing-masing anggota kelompok menerima pinjaman modal sebesar Rp2 juta untuk mendukung pengembangan usaha mereka.

Direktur Utama BUMDesma Sejahtera Darul Imarah, Mardiana, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen lembaga yang dipimpinnya dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dijalankan kaum perempuan.

Menurutnya, BUMDesma Sejahtera Darul Imarah selama ini terus berupaya hadir sebagai penggerak ekonomi masyarakat di Kecamatan Darul Imarah melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi produktif.

Baca Juga :  Koperasi Tambang Rakyat dan Polemik Kewenangan Aceh

“Kita tetap fokus untuk berkontribusi dalam mendukung permodalan usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyaluran modal usaha bagi kelompok perempuan pedagang sayur Pasar Mini Leu Ue hari ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Mardiana menjelaskan, BUMDesma Sejahtera Darul Imarah juga menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dari sisi pengelolaan lembaga. Ia menyebutkan, saat awal berdiri lembaga tersebut hanya memiliki modal sebesar Rp2,12 miliar.

Namun seiring berkembangnya berbagai program dan meningkatnya kepercayaan masyarakat, total aset BUMDesma Sejahtera Darul Imarah hingga Desember 2025 telah mencapai Rp5,24 miliar.

Pertumbuhan tersebut, kata dia, menjadi indikator bahwa keberadaan BUMDesma mampu memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga :  BSI dan Wali Nanggroe Bahas Kolaborasi Pembangunan Aceh

Sementara itu, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE ST, menyampaikan apresiasi kepada BUMDesma Sejahtera Darul Imarah atas kepeduliannya dalam membantu penguatan modal usaha masyarakat, terutama kelompok perempuan pedagang pasar.

Menurutnya, tambahan modal yang diberikan pada waktu yang tepat menjelang Iduladha tersebut akan membantu para pedagang menambah stok dagangan dan meningkatkan peluang usaha.

“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pimpinan serta jajaran BUMDesma Darul Imarah yang telah peduli memberikan pinjaman modal usaha kepada ibu-ibu pedagang Pasar Mini BUMG Gampong Leu Ue. Momen ini sangat tepat menjelang Iduladha, sehingga mereka dapat menambah dagangan mereka,” katanya.

Yusri berharap program serupa juga dapat diperluas untuk menjangkau kelompok usaha produktif lainnya di wilayahnya.

Baca Juga :  Bank Aceh Syariah Rayakan HUT ke-52: Satukan Langkah Bangun Aceh, Kuatkan Komitmen untuk Mandiri dan Sejahtera

Ia menilai keberadaan BUMDesma memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pengelolaan usaha, investasi, serta pemanfaatan potensi lokal yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Kelompok Pedagang Pasar Mini BUMG Leu Ue, Mariam, mengaku bersyukur atas tambahan modal yang diterima kelompoknya. Menurutnya, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat usaha para anggota kelompok.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas penambahan modal usaha dari BUMDesma Darul Imarah ini. Kami berkomitmen menggunakan modal ini untuk pengembangan usaha dagang kami dan akan memenuhi kewajiban angsuran tepat waktu sesuai kesepakatan,” ujarnya.

Tambahan modal tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat usaha pedagang kecil, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan usaha berbasis komunitas.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2,58 Juta per Gram pada Senin Pagi

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Pasar Induk Lambaro

Ekbis

Pertamina Pastikan Stok BBM di Nagan Raya Aman dan Penyaluran ke SPBU Berjalan Lancar

Ekbis

LKBN ANTARA Biro Sultra Gelar Pelatihan Fotografi Produk untuk 50 Pelaku UMKM di Kendari

Ekbis

Bank Indonesia Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK)

Ekbis

Fokus Perkuat Dana Murah dan Transformasi Sistem IT, BSI Bukukan Laba Rp3,39 Triliun Tumbuh 16,73% Pada Mei 2026

Ekbis

Pengembangan Temuan Gas Tangkulo Diproyeksikan Dialirkan ke Daratan Aceh Melalui Pipa Bawah Laut

Ekbis

Potensi Investasi Pertambangan di Aceh: Guru Besar USK Tekankan Pentingnya Good Corporate Governance dan Nilai Tambah