Home / Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:43 WIB

Bantuan Presiden Rp1 Miliar di Aceh Singkil Diuangkan, 10.652 KK Terima Dana Meugang

REDAKSI

Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon bersama Forkopimda menyampaikan keputusan penyaluran bantuan Presiden RI sebesar Rp1 miliar dalam bentuk uang tunai kepada 10.652 kepala keluarga terdampak banjir untuk pembelian daging meugang, Jumat (13/2/2026).

Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon bersama Forkopimda menyampaikan keputusan penyaluran bantuan Presiden RI sebesar Rp1 miliar dalam bentuk uang tunai kepada 10.652 kepala keluarga terdampak banjir untuk pembelian daging meugang, Jumat (13/2/2026).

Aceh Singkil – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Singkil menyepakati bahwa bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia sebesar Rp1 miliar yang diperuntukkan bagi pembelian sapi meugang untuk warga terdampak banjir dan longsor akan disalurkan dalam bentuk uang tunai.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat bersama Forkopimda yang dipimpin Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, pada Jumat (13/2/2026). Dalam keterangannya, Oyon menyampaikan bahwa dana tersebut akan dibagikan secara merata kepada 10.652 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.

“Hasil kesepakatan kita bersama Forkopimda, anggaran Rp1 miliar akan dibagikan kepada 10.652 kepala keluarga untuk membeli daging meugang,” ujar Oyon.

Baca Juga :  Ferkushi Aceh Kirim Atlet Berlaga di Kejurnas Kurash 

Ia menjelaskan, setelah dilakukan perhitungan dan verifikasi data penerima, masing-masing kepala keluarga akan menerima dana sebesar Rp93.879. Dana tersebut diperuntukkan khusus untuk pembelian daging meugang menjelang bulan suci Ramadan, sebagai bagian dari tradisi masyarakat Aceh yang sudah turun-temurun.

Meugang sendiri merupakan tradisi khas masyarakat Aceh dalam menyambut Ramadan dan hari raya, di mana masyarakat membeli dan memasak daging untuk disantap bersama keluarga. Tradisi ini memiliki makna sosial dan budaya yang kuat, terutama sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian.

Menurut Oyon, mekanisme penyaluran dana dilakukan secara non-tunai guna menjamin transparansi dan akuntabilitas. Dana akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing kepala keluarga oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil.

Baca Juga :  Abu Len Berpulang, IWATAN Berduka

“Dana itu akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing kepala keluarga oleh BPBD Aceh Singkil,” tambahnya.

Kebijakan ini diambil agar bantuan dapat tepat sasaran dan memberi keleluasaan kepada masyarakat dalam membeli daging sesuai kebutuhan masing-masing keluarga. Selain itu, langkah ini juga dinilai lebih efektif dibandingkan pengadaan sapi secara kolektif, mengingat kondisi pascabanjir yang masih dalam tahap pemulihan.

Bupati Oyon juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden RI atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Aceh Singkil yang terdampak bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Sekda Aceh Besar ke Luar Negeri tanpa Izin Atasan, Sulaimi: Saya Ada Surat Dokter

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, mewakili seluruh lapisan masyarakat, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden. Semoga bantuan ini menjadi amal kebaikan,” ucap Oyon, didampingi unsur Forkopimda.

Diketahui, banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Singkil beberapa waktu lalu berdampak pada ribuan kepala keluarga. Selain merusak rumah dan infrastruktur, bencana tersebut juga memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.

Dengan adanya bantuan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan menyambut Ramadan melalui tradisi meugang, meski tengah dalam situasi pemulihan pascabencana.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Terus Bergerak Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat untuk Pembersihan Area Terdampak Banjir

Daerah

Pedagang Curhat ke Wagub Fadhlullah: Harga Bergerak Naik, Daya Beli Berkurang

Daerah

Pencairan SPM Tertahan di BPKD Lhokseumawe, Plt Kepala BPKD : Arahan Walikota

Daerah

Mahasiswa STIK Polri Gelar Trauma Healing untuk Korban Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

Daerah

Mengantisipasi Agar Tidak Terjadi Beras Oplosan di Kota Banda Aceh, Polresta dan Bulog Lakukan Sidak di Pasar

Daerah

Kodim 0108/Agara dan Masyarakat terus Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Ds. Kumbang Jaya, Aceh Tenggara

Daerah

TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Lawe Ger Ger Aceh Tenggara 

Daerah

PCNU Aceh Singkil Utus 11 Delegasi Sukseskan Muktamar NU ke-35 di Jombang