Banda Aceh – Sebuah mobil dilaporkan terperosok ke laut di kawasan pesisir Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (13/02/2026). Insiden tersebut terjadi di jalur menuju Gampong Jawa, tepatnya di sekitar jembatan penghubung yang selama ini dikenal sebagai salah satu akses yang kerap dilalui warga dan pengunjung wisata.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga keluar dari badan jalan setelah pengemudi kehilangan kendali saat melintas di ruas sempit kawasan tepi laut. Di beberapa titik, jalur pesisir itu memang tidak dilengkapi pembatas pengaman yang memadai, sehingga berisiko terutama saat kendaraan melintas dalam kecepatan tertentu atau kondisi jalan kurang bersahabat.
Saksi mata menyebutkan, peristiwa terjadi begitu cepat. Mobil yang awalnya melaju dari arah pusat kota menuju kawasan Gampong Jawa tiba-tiba oleng sebelum akhirnya menukik ke sisi jalan dan jatuh ke perairan. Suara benturan dan percikan air sontak mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berhamburan menuju lokasi.
“Warga langsung turun tangan. Ada yang mencoba membuka pintu mobil, ada juga yang membantu menarik pengemudi keluar,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam proses evakuasi awal.
Beruntung, pengemudi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Ia segera dibantu naik ke daratan oleh warga yang sigap memberikan pertolongan pertama. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kondisi pengemudi disebutkan sadar meski tampak syok akibat kejadian mendadak itu.
Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik pascakejadian, saat warga berkerumun di tepi jalan dan sebagian turun mendekati bibir laut untuk memastikan tidak ada korban lain di dalam kendaraan. Suasana sempat tegang, namun tetap terkendali berkat kerja sama warga yang cepat tanggap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kecelakaan maupun proses pengangkatan kendaraan dari dalam air. Petugas diperkirakan akan melakukan evaluasi teknis, termasuk kemungkinan faktor kelalaian, kondisi kendaraan, serta aspek keselamatan jalan di kawasan tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat melintas di jalur pesisir, terutama di ruas yang sempit dan minim pembatas pengaman. Masyarakat diimbau untuk mengurangi kecepatan, memastikan kondisi kendaraan prima, serta lebih berhati-hati saat berkendara di kawasan rawan kecelakaan.(**)
Editor: Dahlan









