Aceh Besar – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menerima bantuan sapi untuk pelaksanaan tradisi Meugang menjelang bulan suci Ramadhan dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Penyerahan tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Jumat (13/02/2026).
Kehadiran Mendagri disambut langsung oleh Bupati Armia beserta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Armia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Tamiang, khususnya dalam mendukung tradisi Meugang yang telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh.
Menurutnya, bantuan sapi tersebut bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol kepedulian pemerintah terhadap nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial yang selalu hadir dalam tradisi Meugang.
“Bantuan sapi untuk Meugang ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap tradisi dan kebersamaan masyarakat Aceh menjelang Ramadhan,” ujar Armia di hadapan tamu undangan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan segera membentuk tim khusus guna memastikan proses penyaluran berjalan cepat, tertib, dan tepat sasaran. Pendataan penerima manfaat akan dilakukan secara cermat, sehingga daging Meugang benar-benar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga kurang mampu dan mereka yang terdampak bencana banjir.
Secara keseluruhan, Presiden Prabowo mengirimkan sebanyak 1.455 ekor sapi untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Aceh Tamiang menerima secara simbolis 25 ekor sapi sebagai bagian dari dukungan pelaksanaan Meugang tahun ini. Adapun total alokasi anggaran untuk bantuan sapi Meugang di Aceh mencapai Rp 10,5 miliar.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya distribusi yang adil dan merata. Ia memastikan bahwa setiap warga berhak merasakan daging Meugang, tanpa terkecuali.
“Setiap warga akan menerima bagian daging pada hari Meugang, termasuk masyarakat terdampak banjir. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Tito.
Ia juga menyampaikan rencananya untuk kembali ke Aceh Tamiang pada awal Ramadhan guna meninjau langsung kondisi masyarakat, sekaligus berbuka puasa dan melaksanakan salat tarawih bersama warga sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan rakyat.
Tradisi Meugang sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dilaksanakan beberapa hari sebelum Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Pada momen tersebut, masyarakat membeli dan mengolah daging untuk disantap bersama keluarga sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Kegiatan penyerahan bantuan sapi ini ditutup dengan seremoni penyerahan simbolis serta sesi foto bersama antara Mendagri, Bupati, Forkopimda, dan perwakilan masyarakat. Momentum ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga tradisi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang menjelang bulan suci Ramadhan.(**)
Editor: Redaksi









