Home / Nasional

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:51 WIB

Banjir Bandang Bawa Batu dan Lumpur Terjang Dusun Pule Tancep Gunungkidul

Redaksi

Warga Dusun Pule Tancep, Kabupaten Gunungkidul, DIY, membersihkan lumpur dan batu yang terbawa banjir bandang usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Selasa (17/2/2026) sore.

Warga Dusun Pule Tancep, Kabupaten Gunungkidul, DIY, membersihkan lumpur dan batu yang terbawa banjir bandang usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Selasa (17/2/2026) sore.

Gunungkidul, DIY – Banjir bandang yang membawa material batu dan lumpur menerjang Dusun Pule Tancep, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Air bah datang secara tiba-tiba dengan arus deras, menyeret material dari kawasan perbukitan hingga masuk ke permukiman warga.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Aliran air dari kawasan atas perbukitan meluap dan berubah menjadi banjir bandang, membawa lumpur pekat serta bebatuan berukuran sedang hingga besar. Material itu terbawa arus dan menggenangi sejumlah rumah warga.

Baca Juga :  Psikiater Mintarsih: Masyarakat Pertanyakan Sanksi Akibat Gaduh Soal 4 Pulau

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat panik ketika debit air meningkat drastis dalam waktu singkat. Beberapa di antaranya bergegas menyelamatkan barang-barang berharga dan memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman. “Air datang sangat cepat, tiba-tiba sudah membawa lumpur dan batu. Kami langsung berusaha menyelamatkan diri,” ujar salah seorang warga setempat.

Selain menggenangi halaman dan bagian dalam rumah, banjir juga menyebabkan akses jalan dusun tertutup lumpur dan bebatuan. Aktivitas warga sempat lumpuh beberapa jam karena material yang menumpuk membuat kendaraan sulit melintas. Warga bersama aparat setempat bergerak cepat melakukan pembersihan secara gotong royong setelah arus air mulai surut.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat terjangan material dan genangan lumpur. Kerugian materiil masih dalam pendataan oleh aparat desa dan pihak terkait.

Menjelang malam, kondisi berangsur terkendali seiring surutnya aliran air. Meski demikian, warga tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras kembali turun. Wilayah Dusun Pule Tancep yang berada di kawasan perbukitan dengan aliran sungai kecil dinilai rawan terjadi banjir bandang susulan apabila curah hujan tinggi kembali terjadi.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok Senin 6 Januari 2025, Harga Minyak Goreng Curah dan Ikan Tongkol Naik

Pemerintah setempat mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai saat hujan deras serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba. Upaya mitigasi dan pembersihan sisa material juga terus dilakukan guna memastikan lingkungan kembali aman dan nyaman untuk ditempati.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah perbukitan seperti di Kabupaten Gunungkidul. Warga diharapkan selalu memantau perkembangan cuaca dan mengikuti arahan dari aparat setempat demi keselamatan bersama.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama Warga Distrik Ilu

Daerah

Kunjungan Prabowo ke Takengon, Harapan Baru Bagi Korban Bencana

Nasional

Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara Resmi Mengundurkan Diri

Nasional

Presiden Prabowo sebut Bangga dengan Mualem Gubernur Aceh

Nasional

KPK dan BPK Sepakati Metodologi Penghitungan Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Haji

Nasional

Polrestabes Makassar Bantah Isu “Tangkap-Lepas” Kasus Narkotika Liquid

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Anjangsana Kedalam Honai Warga Papua

Nasional

BNN Ungkap Jejak Kartel Meksiko dalam Peredaran Narkoba di Indonesia