Banda Aceh – Harapan besar untuk kemajuan pendidikan Aceh kembali ditegaskan dalam forum Duek Pakat Ke-IV Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Aceh. Kegiatan strategis ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan sinergi dan penyatuan langkah seluruh pemangku kepentingan demi menghadirkan pendidikan Aceh yang lebih gemilang dan berdaya saing.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthala Murthalamuddin, menyampaikan bahwa forum Duek Pakat bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di seluruh wilayah Aceh, mulai dari perkotaan hingga pelosok daerah terpencil.
Menurutnya, tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks. Perubahan zaman yang cepat, perkembangan teknologi, serta tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama.
“Melalui Duek Pakat Ke-IV ini, kita ingin memperkuat sinergi, menyatukan visi, serta merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Pendidikan Aceh harus mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Forum ini menghadirkan berbagai unsur strategis, mulai dari jajaran Dinas Pendidikan kabupaten/kota, kepala sekolah, pengawas, hingga pemangku kepentingan lainnya. Diskusi dan konsolidasi yang dilakukan diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan terbaik, inovasi pembelajaran, serta solusi konkret atas berbagai persoalan pendidikan yang selama ini dihadapi.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu penting menjadi perhatian, seperti pemerataan kualitas pendidikan, peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi dan numerasi, transformasi digital di sekolah, serta optimalisasi peran masyarakat dalam mendukung proses belajar mengajar. Semua hal ini dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap anak Aceh mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Selain itu, Duek Pakat IV juga menjadi wadah memperkuat komitmen bersama terhadap implementasi kebijakan pendidikan yang berkelanjutan. Tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi harus diwujudkan dalam langkah nyata yang terukur dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Semangat kolaborasi menjadi roh utama dalam pertemuan ini. Pemerintah, pendidik, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat diajak untuk bergerak bersama. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan partisipasi semesta.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang kuat, pendidikan Aceh diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter Islami, adaptif terhadap perubahan, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Momentum Duek Pakat Ke-IV ini menjadi penanda bahwa Aceh terus berbenah. Saatnya memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan bergerak bersama demi mewujudkan pendidikan Aceh yang maju, unggul, dan membanggakan.(**)
Editor: Dahlan













