Home / Pemerintah

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kadishub Aceh Cek Transportasi Jelang Mudik Lebaran 2026

Redaksi

Kadishub Aceh, T. Faisal, meninjau langsung kesiapan fasilitas dan personel di Terminal dan Pelabuhan wilayah barat selatan Aceh jelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Kadishub Aceh, T. Faisal, meninjau langsung kesiapan fasilitas dan personel di Terminal dan Pelabuhan wilayah barat selatan Aceh jelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Aceh – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2026, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, T. Faisal, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi di wilayah barat dan selatan Aceh, Selasa (3/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam menjamin kelancaran mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan menjelang Hari Raya.

Pastikan Terminal dan Pelabuhan Siap

Dalam kunjungan tersebut, Kadishub meninjau sejumlah simpul transportasi strategis, yakni Terminal Tipe B Aceh Barat Daya, Terminal Tipe B Tapak Tuan, serta Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji. Ketiga lokasi ini menjadi titik vital pergerakan penumpang di kawasan barat selatan Aceh, terutama bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.

Di setiap lokasi, T. Faisal melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fasilitas, mulai dari ruang tunggu penumpang, area parkir, loket pelayanan, hingga kebersihan lingkungan terminal dan pelabuhan. Ia juga berdialog langsung dengan petugas lapangan untuk mengetahui kesiapan personel serta potensi kendala yang mungkin muncul saat puncak arus mudik.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Pastikan Gas Langsung ke Pangkalan

“Kita ingin memastikan seluruh terminal dan pelabuhan dalam kondisi siap, baik dari sisi fasilitas maupun personel. Mudik ini adalah momentum besar, sehingga pelayanan tidak boleh setengah-setengah,” ujar Faisal di sela-sela kunjungan.

Antisipasi Lonjakan Penumpang

Menurutnya, peningkatan mobilitas masyarakat setiap menjelang Idul Fitri sudah menjadi pola tahunan. Karena itu, Dishub Aceh melakukan pemetaan terhadap potensi lonjakan penumpang, khususnya di terminal tipe B dan pelabuhan penyeberangan yang menjadi simpul utama transportasi di wilayah barat selatan.

Ia menekankan bahwa kesiapan tidak hanya sebatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga manajemen pelayanan. Penataan jadwal keberangkatan, kelayakan armada, pengaturan arus kendaraan di sekitar terminal, hingga kedisiplinan petugas menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus mudik.

Baca Juga :  Pj Bupati Tanam Padi dengan Rice Transplanter di Gampong Bueng

“Kesiapan petugas adalah kunci utama. Mereka berada di garis depan pelayanan. Karena itu, profesionalisme, respons cepat, dan sikap ramah harus terus dijaga,” tegasnya.

Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan

Selain memastikan kelayakan fasilitas, kebersihan dan kenyamanan area pelayanan juga menjadi perhatian serius. Ruang tunggu yang bersih, toilet yang layak, serta area parkir yang tertata rapi dinilai dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat selama perjalanan.

Kadishub juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan aparat keamanan dan instansi terkait lainnya, guna mengantisipasi potensi kemacetan, kepadatan penumpang, maupun gangguan keamanan selama periode mudik.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab Minta Dishub Operasional Kembali Transkutaraja dan Tambah Rute Baru

Ia meminta seluruh jajaran Dishub di wilayah barat dan selatan Aceh untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat komunikasi antarpetugas di lapangan.

“Kita tidak ingin ada keluhan masyarakat terkait pelayanan. Prinsipnya sederhana, masyarakat harus dilayani dengan baik. Itu komitmen kita,” pungkasnya.

Komitmen Pelayanan Prima

Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik. Dengan pengecekan langsung oleh pimpinan, diharapkan setiap kekurangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sebelum puncak arus mudik tiba.

Mudik bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momen emosional yang mempertemukan keluarga di hari kemenangan. Karena itu, kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan menjadi tanggung jawab bersama—dan Dinas Perhubungan Aceh menegaskan kesiapannya untuk menghadapi tantangan tersebut.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRA dan Pemerintah Aceh Sepakat Raqan RPJMA 2025-2029 Diqanunkan

Parlementarial

DPRA Selesaikan Pembahasan Qanun Baitul Mal, Siap Disahkan

Pemerintah

152 Ribu Warga Aceh Menganggur, Lulusan Kampus dan SMK Paling Terdampak

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Sekdisbud Aceh Besar Pantau Makan Siang Gratis di Beberapa Sekolah

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal: Membuka Lapangan Kerja, Aceh Beri Karpet Merah untuk Investor

Berita

Pemkab Aceh Besar Umumkan Hasil Akhir Seleksi PPPK Periode I

Berita

Anggota DPRA Bunda Salma Ingatkan Ketua DPRD Sumut Erni A Sitorus Prihal 4 Pulau di Aceh Singkil

Parlementarial

Anggota DPRA Bunda Salma: Pengawalan Transparan Kasus PT BMU Wajib Dilakukan